ekonomi

Investasi Syariah, Cara Halal Bikin Uang Kerja Untukmu Tanpa Riba

Senin, 18 Agustus 2025 | 10:25 WIB
Investasi syariah adalah produk keuangan yang dijalankan berdasarkan prinsip Islam.) (Unsplash/Markus Winkler)

TITIKTEMU.CO - Investasi syariah belakangan ini jadi topik hangat di Indonesia. Bukan sekadar tren, tapi memang jadi alternatif menarik bagi masyarakat yang ingin mengembangkan aset dengan cara halal.

Semua instrumennya dijalankan sesuai prinsip Islam—mengutamakan keadilan, transparansi, dan menjauhi praktik terlarang seperti riba, judi, maupun perdagangan barang haram.

Ragam Pilihan Instrumen Syariah

Kalau dulu orang mengira investasi syariah itu terbatas, sekarang pilihannya sudah cukup luas. Misalnya:

  • Saham Syariah
    Hanya perusahaan yang masuk dalam Daftar Efek Syariah (DES) yang bisa dipilih. Daftar ini diperbarui secara berkala oleh OJK dan BEI, jadi aman dari aktivitas yang tidak sesuai syariat.

Baca Juga: Bye-Bye Panik! 5 Cara Bernapas yang Bisa Menyelamatkan Mood Seharian

  • Reksa Dana Syariah
    Buat yang ingin diversifikasi portofolio, reksa dana syariah jadi pilihan menarik karena dikelola dengan kaidah Islam.
  • Sukuk & Obligasi Syariah
    Sering dipilih investor jangka panjang karena cenderung stabil.
  • Emas & Properti Syariah
    Selain pasar modal, ada opsi nyata seperti emas (baik fisik maupun digital) serta properti yang dikelola dengan prinsip halal.

Baca Juga: Bawa Kebun Teh ke Kamar, Ini Manfaat Ajaib Wangi Teh untuk Pikiran dan Perasaan
Risiko Tetap Ada, Tinggal Pilih yang Sesuai

Setiap jenis investasi punya tantangannya sendiri. Saham syariah biasanya naik-turun mengikuti pasar.

Reksa dana syariah bergantung pada portofolio, sementara sukuk menghadapi risiko likuiditas. Emas dan properti pun punya fluktuasi harga serta butuh modal cukup besar.

Baca Juga: Pidato 17 Agustus yang Bikin Merinding, dari Semangat Proklamasi hingga Pesan Anti Narkoba

Menyesuaikan dengan Tujuan dan Profil Risiko

Dengan banyaknya instrumen yang tersedia, masyarakat bisa lebih leluasa memilih.

Tinggal disesuaikan saja dengan tujuan finansial, modal yang ada, dan seberapa berani kita menghadapi risiko. Intinya, investasi syariah bukan hanya soal halal, tapi juga strategi untuk mengatur masa depan finansial dengan tenang.***

 

Tags

Terkini