Jika tren ini terus menurun, bisa saja upaya elektrifikasi kendaraan menghadapi perlambatan, terutama dalam jangka pendek.
Strategi yang Diperlukan untuk Menjaga Momentum
Agar adopsi kendaraan ramah lingkungan tidak kehilangan arah, sejumlah langkah dapat dipertimbangkan:
- Subsidi dan insentif yang lebih merata antara hybrid dan EV murni.
- Penyediaan informasi yang masif kepada konsumen terkait manfaat mobil hybrid.
- Perluasan jaringan layanan purna jual dan suku cadang untuk kendaraan hybrid.
Masih Ada Harapan untuk Kendaraan Ramah Lingkungan
Meskipun penjualan mobil hybrid mengalami penurunan di Mei 2025, bukan berarti masyarakat kehilangan minat terhadap kendaraan ramah lingkungan.
Dengan strategi yang tepat dan edukasi yang terus berjalan, hybrid masih berpeluang besar untuk menjadi pilihan utama sebelum ekosistem EV benar-benar mapan di Indonesia.***