TITIKTEMU.CO, BANJARNEGARA - Komitmen nyata dalam mendukung pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di seluruh Indonesia selalu dilakukan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI secara konsisten dan berkelanjutan.
Salah satu contoh UMKM yang berkembang setelah mendapatkan pemberdayaan dari BRI dari sektor pertanian, salah satunya adalah usaha keripik kentang "Albaeta," milik Nafi yang berlokasi di Desa Batur, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.
Baca Juga: Kisah Papuana, Gadis Asal Mappi Papua Raih Gelar Sarjana di UGM
Bisnis Albaeta bermula dari melimpahnya hasil panen kentang kelompok petani kentang di daerah dataran tinggi Dieng.
Awalnya kentang jenis agria ini diolah sekadar untuk suguhan tamu. Seiring berjalannya waktu, keripik kentang Albaeta kemudian berkembang menjadi bisnis yang kini memiliki produk unggulan seperti varian keripik kentang original yang populer.
Baca Juga: Komunitas Mahasiswa UGM Sampaikan Deklarasi Anti Miras
Usaha tersebut ini bahkan telah mempekerjakan 12 orang karyawan.
“Awalnya, kami hanya mencoba-coba untuk suguhan tamu saat Lebaran, tetapi mendapat banyak saran dari keluarga dan teman untuk mengembangkan ini sebagai usaha. Sejak saat itu, Albaeta mulai berkembang, dan produk kami diterima baik oleh masyarakat,” ujar Nafi.
Dalam memberikan pemberdayaan, BRI tidak hanya melalui dukungan layanan transaksi digital, tetapi juga edukasi dalam memperluas akses penjualan.
Baca Juga: Ini Cara HKN Fun Run 2024, Ajak Masyarakat Hidup Sehat
Layanan digital seperti BRImo dan QRIS memudahkan pelanggan untuk bertransaksi dengan mudah dan aman.
Edukasi yang diberikan oleh BRI membantu usaha Albaeta mengenalkan produk mereka di ranah digital, sehingga konsumen dari luar daerah pun dapat mengakses produk ini dengan mudah.
Kini, keripik kentang Albaeta juga tersedia di platform e-commerce, membuka akses yang lebih luas bagi konsumen di berbagai wilayah Indonesia.
Baca Juga: Pengadaan Layanan Haji 2025 Sudah Mulai Dilakukan KUH Jeddah
Berkat usaha yang terus berkembang, kini usahanya mencapai omzet puluhan juta rupiah per bulan.