PT Karya Citra Nusantara Milik Siapa? Fakta dan Dampak Proyek Tanggul Beton terhadap Nelayan Viral di Cilincing

photo author
Abi Zahy, TitikTemu.co
- Sabtu, 13 September 2025 | 12:45 WIB
PT Karya Citra Nusantara Milik Siapa? Fakta dan Dampak Proyek Tanggul Beton terhadap Nelayan Viral di Cilincing
PT Karya Citra Nusantara Milik Siapa? Fakta dan Dampak Proyek Tanggul Beton terhadap Nelayan Viral di Cilincing

 

TITIKTEMU.CO - PT Karya Citra Nusantara (KCN) menjadi sorotan publik setelah proyek tanggul beton di kawasan pesisir Cilincing, Jakarta Utara, menuai keluhan dari nelayan setempat. Tanggul sepanjang 2–3 kilometer tersebut dianggap menghalangi jalur perahu nelayan, sehingga meningkatkan jarak tempuh dan biaya operasional mereka saat melaut.

Meski proyek ini telah mengantongi izin Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL) dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), polemik tetap bergulir.

Direktur Utama PT KCN, Widodo Setiadi, menjelaskan bahwa tanggul beton ini adalah bagian dari pengembangan pelabuhan berupa dermaga atau breakwater, bukan Giant Sea Wall seperti yang ramai diperbincangkan.

Untuk meredam dampak sosial, PT KCN telah menyiapkan program kompensasi jangka panjang hingga tahun 2027.

Program ini mencakup beasiswa pendidikan bagi anak nelayan, pelatihan kerja, serta pemberdayaan ekonomi lokal melalui usaha kecil.

Profil PT Karya Citra Nusantara (KCN)

PT Karya Citra Nusantara adalah perusahaan yang bergerak di bidang pelabuhan dan logistik, khususnya layanan bongkar muat barang, pembangunan dermaga, serta fasilitas pelabuhan. Berlokasi di kawasan Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, perusahaan ini memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas maritim Indonesia.

Kepemilikan saham PT KCN terbagi antara dua entitas besar:

  • PT Karya Teknik Utama (KTU), perusahaan swasta nasional di industri galangan kapal, memegang 82,5 persen saham.
  • PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN), perusahaan BUMN, memiliki sisa saham sebesar 17,5 persen.

PT KTU sendiri dimiliki oleh Wardono Asnim dan keluarganya. Perusahaan ini didirikan pada tahun 2001 di Batam dan fokus pada pengembangan galangan kapal yang mendukung sektor maritim Indonesia.

Dampak Proyek Tanggul Beton terhadap Nelayan

Proyek tanggul beton PT KCN memang memiliki tujuan pengembangan infrastruktur pelabuhan yang lebih modern. Namun, dampaknya terhadap nelayan pesisir tidak bisa diabaikan begitu saja. Banyak nelayan mengeluhkan peningkatan biaya operasional akibat jalur yang lebih panjang untuk keluar masuk perahu mereka.

KKP telah berkomitmen untuk mengawasi proyek ini agar tidak merugikan masyarakat pesisir. Selain itu, program kompensasi dari PT KCN diharapkan mampu memberikan solusi jangka panjang bagi keluarga nelayan yang terdampak.

Kesimpulan

Demikianlah informasi mengenai PT Karya Citra Nusantara milik siapa dan fakta menarik seputar proyek tanggul beton viral di Cilincing. Semoga artikel ini memberikan gambaran yang jelas tentang profil perusahaan serta dampaknya terhadap masyarakat pesisir.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abi Zahy

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X