TITIKTEMU.CO, Seiring dengan pertumbuhan industri kreatif dan ekonomi kreatif yang semakin pesat di Bantul, maka diperlukan peningkatan dalam pemasarannya.
Pemkab Bantul mempertemukan para pelaku UMKM dengan Singapore Furniture Industries Council (SFIC), yang merupakan organisasi pengusaha craft and furniture yang telah beroperasi lebih dari 40 tahun untuk meningkatkan jaringan pemasaran. Kegiatan yang diikuti oleh 25 pengusaha craft dan furniture dari Singapura ini dikemas dalam acara Business Matching .
Menurut Plt. Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Bantul Fenty Yusdayati, Business Matching ini bukan sekedar menjadi penghubung antara produsen dengan pasarnya. Lebih jauh lagi, kegiatan ini sebagai simbiosis mutualisme yang saling menguntungkan.
Baca Juga: UMKM Kota Yogya Didorong Untuk Naik Level
“Tujuan dari Business Matching sangatlah jelas, yaitu untuk memulai pengembangan jaringan bisnis, peningkatan peluang bisnis, kolaborasi, hingga terbukanya akses ke sumber daya pendukung produksi serta pasar global,” terang Fenty.
Dari kegiatan Business Matching ini diharapkan kegiatan perdagangan antara Bantul dan Singapura, khususnya dalam ekspor produk kerajinan dan furniture dapat meningkat pesat. Setelah acara diskusi terkait potensi industri kreatif di Bantul, rombongan SFIC meninjau berbagai produk UMKM yang diekspos di Pendopo Parasamya.
Artikel Terkait
Bukan Main, PIKA-PI Group Dorong UMKM Wastra Binaan Pusri Untuk Go Internasional
Kendal Genjot UMKM Dengan Pelatihan Batik Supaya Bersaing
Ada Gebyar UMKM Kulon Progo, Ada Apa Aja ?
UMKM Kota Yogya Didorong Untuk Naik Level