TITIKTEMU.CO. Kuota Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam Rembang Expo 2024 pada Juli mendatang dikurangi, untuk memberikan lebih banyak ruang bagi pelaku usaha. Dari awal 24 OPD yang direncanakan ikut, namun kini hanya sekitar 12 OPD yang berpartisipasi.
“OPD yang ikut Rembang Expo adalah yang memiliki fungsi pelayanan dan strategis untuk menyampaikan potensi, seperti DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu) agar menarik investor masuk. Sedangkan yang tidak ikut, seperti Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Dengan pengurangan OPD, lebih banyak ruang untuk pelaku usaha atau UMKM,” jelas Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Rembang M Mahfudz.
Baca Juga: Promosikan Perdagangan Bilateralnya Taiwan Kembali Gelar Taiwan Expo 2024
Disampaikan, tahun ini, alokasi dari APBD untuk kegiatan tersebut sekitar Rp125 juta, sehingga konsepnya subsidi silang. BUMN, BUMD, dunia usaha, dan UMKM luar daerah dikenai biaya.
Mahfudz mengungkapkan, sudah banyak pihak yang mendaftar untuk ikut serta di Rembang Expo. Mereka yang sudah mengkonfirmasi keikutsertaan, antara lain dari perbankan dan pihak swasta dari luar kota.
Sebagai informasi, Rembang Expo 2024 akan dilaksanakan pada 22 hingga 28 Juli 2024, di Balai Kartini. Event tahunan ini tidak digelar sejak 2019, karena pandemi Covid-19.
Artikel Terkait
Pancal Bike Berharap Dapat Perluas Pasar Lewat UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2023,
Vinto Craft Raih Kontrak Ekspor Ke Qatar, Karena Ikuti UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2023
Mencari Cuan dari Tren Go Green , Salah Satu Peserta UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2023 Yang Berhasil
Promosikan Perdagangan Bilateralnya Taiwan Kembali Gelar Taiwan Expo 2024