TITIKTEMU.CO, Pemkot Yogyakarta bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Yogyakarta masih terus melakukan pemantauan stok bahan pangan menjelang perayaan Idulfitri 2024 di sejumlah distributor dan ritel di Kota Yogyakarta. Sasarannya kali ini, gudang minyak goreng yang ada di CV Intersumma Fortuna dan Gudang Pusat Pamella.
Pemantauan ini menurut Kepala Dinas Perdagangan Kota Yogya, Veronika Ambar Ismuwardani untuk memastikan stok bahan pangan aman. Walaupun stok ketersediaan barang pangan tercukupi, Pemkot Yogya akan terus memastikan stok ketersediaan dan harga barang tidak melambung tinggi.
" Dari skema stok yang ada kami sudah melihat dan mendapatkan informasi ketersediaan bahan pangan selama Ramadan dan lebaran relatif stabil,” katanya.
Baca Juga: Sampai Lebaran Nanti, Stok Pangan di Yogya Aman dan Terjaga
CV Intersumma Fortuna memiliki stok minyak goreng mulai dari berbagai merek, ukuran, dan harga. Ambar memastikan kebutuhan minyak goreng selama Ramadhan dan menjelang lebaran mampu tercukupi.
"Kalau di ritel Pamella, gula menjadi kebutuhan yang ternyata prosentasenya paling tinggi. Kondisi saat ini agak berkurang. Tapi ketersediaan ada karena banyak merek yang masuk di Kota Yogya," ujarnya.
Menipisnya stok gula pasir ini menjadikan toko-toko ritel harus melalukan pembatasan pembelian, yakni maksimal 2 kg perorang. Ini agar penjualan gula pasir merata di masyarakat. Di sisi lain, Ambar juga mengajak masyarakat untuk bijak dalam belanja.
Baca Juga: Awas Menjelang Lebaran, Rawan Adanya Penimbunan Bahan Pangan Untuk Cari Untung
"Saya berharap masyarakat juga memahami situasi ini untuk membeli sesuai kebutuhan. Jangan banyak memborong karena kalau ada permintaan yang meningkat, harganya pasti juga akan tinggi sehingga kita berharap kita bijak untuk berbelanja," imbaunya.
Sementara itu General Manajer Pamella Supermarket Wildan Zia MD menuturkan akhir-akhir ini pemasok gula pasir tak memberi alokasi seperti biasa. Jika biasanya ia bisa meminta pasokan hingga puluhan ton, menjelang lebaran ini pihaknya hanya mendapatkan alokasi 5 ton saja.
"Ketersediaan yang ada saat ini bahkan kurang dari 5 ton. Jadi harus mengambil barang dari luar Yogyakarta. Pabrik Gula Madukismo di Bantul juga sudah lama tak beredar di pasaran," tandasnya.
Artikel Terkait
Selama Ramadan, Pemkot Yogyakarta Lakukan Pengawasan Keamanan Pangan Di Pasar Tradional
Awas Menjelang Lebaran, Rawan Adanya Penimbunan Bahan Pangan Untuk Cari Untung
Pemkab Rembang Periksa Sejumlah Takjil Di Pasar Ramasan Untuk Pastikan Bahan Pangan Aman
Sampai Lebaran Nanti, Stok Pangan di Yogya Aman dan Terjaga