Panitia menggratiskan reuni akbar ini dengan harapan lebih banyak alumni yang hadir dibandingkan reuni sebelumnya. Apalagi, tahun ini akan menjadi reuni pertama yang melibatkan alumni nonteknik.
“Kami menyambut gembira bergabungnya teman-teman alumni nonteknik, terutama PAAP dan D3 Ekonomi,” tambah Ketua Umum IAPAT Suyoto.
Reuni kali ini menyediakan 1.000 souvenir bagi 1.000 alumni pertama yang hadir. “Kami juga menyediakan sejumlah door prize menarik. Panitia berusaha sekuat tenaga agar reuni ini berlangsung meriah dan berkesan,” tambah Suwi.
Sebelum reuni, akan dilaksanakan juga bakti sosial berupa pembangunan sarana jamban sehat bagi warga Tambaklorok, Semarang. “Khusus alumni Undip, ada turnamen bridge yang dilaksanakan 21 Oktober 2022 malam. Kami juga akan meresmikan Monumen IAPAT di Kampus Sekolah Vokasi Undip,” lanjut Suwi.
“Kami juga menyediakan sejumlah door prize menarik. Panitia berusaha sekuat tenaga agar reuni ini berlangsung meriah dan berkesan,” tambah Suwi.
Sebelum reuni, akan dilaksanakan juga bakti sosial berupa pembangunan sarana jamban sehat bagi warga Tambaklorok, Semarang. “Khusus alumni Undip, ada turnamen bridge yang dilaksanakan 21 Oktober 2022 malam. Kami juga akan meresmikan Monumen IAPAT di Kampus Sekolah Vokasi Undip,” lanjut Suwi.
Rangkaian reuni akan ditutup dengan Munas IAPAT, esok harinya di Kampus Sekolah Vokasi. “Kebetulan bersamaan dengan Dies Natalis Sekolah Vokasi Undip sehingga Munas dipastikan berlangsung lebih meriah. Semoga kepengurusan mendatang bisa bekerja lebih baik,” timpal Suyoto. (*)