TITIKTEMU.CO - Peristiwa longsor di lokasi tambang Galian C, Gunung Kuda, Kabupaten Cirebon, menjadi sorotan publik sejak terjadi pada Jumat, 30 Mei 2025 sekitar pukul 10.23 WIB.
Kejadian ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar.
Evakuasi dan Identifikasi Korban Sudah Dilakukan
Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Hendra Rochmawan, mengabarkan bahwa sebanyak 14 jenazah korban longsor telah berhasil dievakuasi dan diidentifikasi melalui tanda medis dan sidik jari.
Jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga untuk proses pemakaman.
Baca Juga: Tragedi Longsor di Tambang Gunung Kuda Cirebon: 10 Korban Jiwa dan Kondisi Terkini
Tim Medis dan Kepolisian Bekerja Sama dalam Proses Rekonsiliasi
Proses rekonsiliasi dan pemulasaraan jenazah dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Kabid Dokkes Polda Jabar, Direktur RSUD Arjawinangun Cirebon, Tim Inafis Polres, Tim AM, Tim PM DVI Biddokkes Polda Jabar, serta Kasi Dokkes Polresta Cirebon.
Kerja sama ini memastikan penanganan korban berjalan dengan profesional dan penuh kehormatan.
Korban Luka Sudah Mulai Menjalani Perawatan Jalan
Selain korban meninggal, terdapat 6 orang yang mengalami luka-luka dalam insiden ini.
Saat ini, para korban luka tersebut telah keluar dari Rumah Sakit Sumber Hurip dan Puskesmas Dukupuntang, kemudian melanjutkan perawatan secara rawat jalan.
Baca Juga: Longsor Putus Akses Jalan, Bupati Agus Gondrong Tinjau Lokasi