daerah

Cara Jitu Pemkot Jogya , Membiasakan Dan Mengenalkan Aksara Jawa

Kamis, 22 Februari 2024 | 08:00 WIB
Pembelajaran pawiyatan aksara (Pemkot Yogya)

TITIKTEMU.CO,- Ini baru langkah jitu.  Untuk mengenalkan dan membiasakan penggunaan aksara Jawa,   Dinas Kebudayaan (Disbud) Kota Yogya kembali menggelar pawiyatan aksara. Kegiatan ini dilakukan  serentak di 30 kampung yang digelar mulai  20 Februari hingga 5 Maret 2024.

Kepala Disbud Kota Yogya, Yetti Martanti mengatakan kegiatan pawiyatan aksara ini berupaya untuk mewariskan tradisi tulis-menulis menggunakan aksara Jawa dari generasi ke generasi. 

Kegiatan ini menyasar semua usia, mulai dari anak-anak, remaja hingga dewasa. Di setiap kampung terdapat satu rombongan belajar yang terdiri dari 25-30 orang peserta. 

Metode pembelajaran untuk anak-anak mengenal aksara Jawa dengan gembira melalui permainan dan mewarnai. Sedangkan untuk usia remaja atau dewasa membaca aksara Jawa secara manual dan digital melalui ponsel atau laptop.

"Ini adalah upaya konkret untuk menjaga agar pengetahuan tentang aksara Jawa tidak hilang begitu saja," kata  Yetti Martanti.

Baca Juga: FSY 2023 Menjadikan Sastra Membumi Dan Dekat Masyarakat

Menurutnya aksara Jawa tidak hanya sekadar sistem penulisan, tetapi juga bagian dari identitas budaya masyarakat Yogyakarta. Untuk itu, lanjutnya, kegiatan pawiyatan aksara, menjadi salah satu upaya yang sangat penting dalam melestarikan dan mengembangkan warisan budaya aksara Jawa.

Dengan pelestarian dan pengembangan aksara Jawa di kota Yogya, masyarakat tidak hanya melestarikan warisan budaya, tetapi juga memperkaya kehidupan budaya dan intelektual mereka sendiri. 

Sementara itu Plt Kepala Bidang Sejarah Permuseuman Bahasa dan Sastra Disbud Kota Yogya, Susilo Munandar menuturkan dalam acara tersebut pihaknya turut menggandeng beberapa komunitas sastra diantaranya Jawacana, Jawara Aksara, Sega Jabung, Dwijo Aksara, Banyu Mangsi, Geng Kobra, Jangkah, Geber Jawa, Iqro Hanacaraka, Kluwak.

"Lokasi pelaksanaan di setiap kampung berbeda-beda, ada yang di balai RT/RW, rumah warga, pendopo, masjid, dan sebagainya," katanya.

Masing-masing akan melaksanakan pawiyatan sebanyak 2 kali pertemuan. Target kedepan akan menjangkau ke 169 kampung se-Kota Yogya.

Tags

Terkini