TITIKTEMU.CO, TRENGGALEK - Kemarau panjang membuat bencana kekeringan di Kabupaten Trenggalek kian meluas. Saat ini bencana kekeringan melanda 31 desa dan membuat belasan ribu warga mengalami kesulitan untuk mendapatkan air bersih.
Kepala BPBD Kabupaten Trenggalek, Stefanus Triadi Atmono mengatakan, berdasarkan update data terakhir, bencana kekeringan telah terjadi di 12 kecamatan. Dari jumlah tersebut, ada sebanyak 31 desa di Trenggalek yang saat ini kekurangan pasokan air akibat kekeringan.
Baca Juga: Besok, KPU Akan Umumkan Hasil Tes Kesehatan Bakal Capres-Cawapres
Baca Juga: Tiga Pasangan Capres Cawapres Resmi Daftar KPU. Ini Tahapan Selanjutnya
"Data warga terdampak masih terus kami update. Tapi saat ini sudah ada 12.056 jiwa yang dilanda bencana kekeringan," tuturnya, Kamis, 26 Oktober 2023.
Bencana kekeringan di Kabupaten Trenggalek telah terjadi sejak Agustus 2023 lalu. Dimana banyak sumber mata air dan sumur warga yang mengalami penurunan debit air akibat musim kemarau panjang.
Baca Juga: Wow, Begini Aksi Model Di Peron Stasiun Tawang Jawa Tengah
"Sebagai langkah penanggulangan, setiap hari secara bergantian kami lakukan droping air bersih kepada desa-desa yang terdampak bencana kekeringan," terangnya.
Triadi menjelaskan, total droping air bersih yang telah disalurkan kepada warga terdampak bencana kekeringan telah mencapai 507 tangki air bersih. Bantuan air bersih juga dibantu oleh beberapa instansi pemerintah dan swasta, untuk mencukupi pasokan air bersih kepada warga.
Baca Juga: Mengenal Duren Bawor Manis Legit Pahit Di Tempat Asalnya
"Selain air bersih, kami juga telah memberikan 30 terpal, 54 tandon air serta 355 jurigen untuk warga," imbuhnya.
Adapun peta bencana kekeringan di Kabupaten Trenggalek sebagai berikut;
1. Desa Depok Kecamatan Bendungan.
2. Kelurahan Tamanan dan Desa Ngares, Kecamatan Trenggalek.
3. Desa Jatiprahu, Kecamatan Karangan.
4. Desa Suruh dan Mlinjon, Kecamatan Suruh.
5. Desa Wonoanti, Kecamatan Gandusari.
6. Desa Bogoran dan Ngadimulyo, Kecamatan Kampak.
7. Desa Ngembel, Watulimo, Gemaharho, dan Pakel, Kecamatan Watulimo.
8. Desa Ngulungwetan, Karangturi dan Bendoroto, Kecamatan Munjungan.
9. Desa Cakul, Kecamatan Dongko.
10. Desa Tanggaran, Kecamatan Pule.
11. Desa Prambon, Ngepeh, Duren dan Dermosari, Kecamatan Tugu.
12. Desa Ngrencak, Banjar, Besuki, Depok, Karangtengah, Kertosono, Nglebeng, Panggul dan Ngrambingan, Kecamatan Panggul.***