daerah

Karnaval Sapi Tunggangan , Selain Untuk Wisata Boyolali Juga Meriahkan Bulan Bakti Peternakan

Kamis, 12 Oktober 2023 | 11:17 WIB
Karnaval sapi tunggangan (Pemprov Jateng)

TITIKTEMU.CO. Karnaval sapi tunggangan memeriahkan Bulan Bakti Peternakan ke -187, di Kabupaten Boyolali yang terkenal dengan peternakan sapinya. Karnaval ini unik karena biasanya sapi-sapi ini biasa diternakkan ataupun jika akan menjadi angkutan adalah dengan menghela pedati.

Puluhan  peternak tampak dengan handal menjadikan sapi menjadi tunggangan, walau tak secepat kuda. Bahkan beberapa peternak juga  juga mempertunjukan keahlian mengendalikan sapi dengan berdiri di atas punggungnya. Atraksi ini sengaja sebagai Wisata Boyolali.

Selain karnaval sapi tunggangan , Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Boyolali juga menggelar Bazar UMKM yang diikuti 50 stan produk UMKM dan peternakan lokal. Bazar tersebut digelar selama tiga hari mulai mulai Selasa hingga Kamis (10-12/10) di sepanjang jalan depan kantor Disnakkan, komplek perkantoran terpadu Kemiri Mojosongo.

Baca Juga: Agrowisata Sapi Perah Cepogo, Mencoba Dan Melihat Pemeliharaan Sapi Juga Minum Susunya

Jumlah sapi di Boyolali sebelum terserang wabah PMK sebanyak 207.160 ekor sapi perah dan potong, sedangkan setelah wabah PMK berkurang 20 persen menjadi 161.111 ekor. Selain itu, untuk meramaikan acara pada hari pertama, dikeluarkan pula 20 ekor sapi tunggangan untuk dijadikan potensi wisata Boyolali  di Kabupaten Boyolali. Kemudian pada Rabu pagi akan dikonteskan sapi indukan dara dalam rangka pencarian indukan berkualitas.

Kepala Disnakkan Kabupaten Boyolali Lusia Dyah Suciati menjelaskan, kegiatan yang diselenggarakan secara meriah ini sekaligus memperingati Hari Pangan Sedunia ke – 43, dan Hari Ikan Nasional ke -10 dengan diadakannya lomba ikan hias Channa, dan Hari Rabies sedunia dengan membuka stan kesehatan hewan gratis, berupa vaksinasi rabies bagi kucing dan anjing. Ia mengaku diselenggarakannya acara ini adalah untuk memotivasi para peternak dan para pelaku produk hewan yang ada di Boyolali.

“Harapan kami Bulan Bakti ini tidak diselenggarakan hanya sekali ini tetapi secara rutin menjadi image Boyolali atau image masyarakat bahwa Boyolali punya potensi sektor peternakan, juga sekaligus perikanan yang luar biasa, ketika kita mampu menampilkan produk-produk lokal kita,” ungkapnya.

Baca Juga: Festival Gerobak Sapi, Cara para ‘Badjingan’ Lestarikan Alat Transportasi Tradisional

 

Sementara itu, bupati Said yang membuka acara tersebut sangat mengapresiasi kegiatan peringatan Bulan Bakti Peternakan Ke – 187. Ia berharap terselenggaranya acara ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Boyolali terutama untuk ketahanan pangan di sektor peternakan dan perikanan.

“Semoga dapat memberikan dampak positif menjadi satu pendorong pada dunia peternakan di Kabupaten Boyolali,” harapnya.

Tags

Terkini