Ketika Gelaran Ikonik “Magelang Tempo Doeloe” Kembali Hadir

photo author
AB Soleh, TitikTemu.co
- Rabu, 14 Mei 2025 | 07:12 WIB
Magelang Tempo Doeloe (MTD) kembali hadir memeriahkan Hari Jadi ke-1.119 Kota Magelang. (Pemprov Jateng)
Magelang Tempo Doeloe (MTD) kembali hadir memeriahkan Hari Jadi ke-1.119 Kota Magelang. (Pemprov Jateng)

TITIKTEMU.COMagelang Tempo Doeloe (MTD) kembali hadir memeriahkan Hari Jadi ke-1.119 Kota Magelang. Acara ikonik itu digelar di Alun-alun Kota Magelang, 10-12 Mei 2025.
Tema MTD tahun 2025 bertajuk “Magelang Berdjoeang”, yang terinspirasi dari sebuah momentum bersejarah pada sekitar 1945 dan 1949 di Kota Magelang.

Uniknya, Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono secara resmi membuka MTD 2025 di Alun-alun Kota Magelang, seluruh tamu, panitia dan peserta mengenakan pakaian bernuansa jaman dulu (jadul).

“MTD bukan sekadar simbol romantisme sejarah, tetapi sebuah seruan agar kita terus berjuang merawat jati diri kota ini,” kata Damar.

Baca Juga: Lembah Tidar: Sekitar Tempat Retret Kepala Daerah dan Wisata Alam di Magelang

Ditambahkan, MTD sekaligus menjadi momentum tepat, untuk meluncurkan kerja sama pariwisata kawasan Gelangmanggung. Kolaborasi strategis antara Kota Magelang, Kabupaten Magelang, dan Temanggung.

“Kita ingin membentuk ekosistem pariwisata yang tak hanya menjual pemandangan, tetapi menawarkan pengalaman. Yang tak sekadar mendatangkan pengunjung, tetapi menumbuhkan kecintaan,” ungkapnya.

Damar berujar, Kota Magelang tidak boleh hanya menjadi kota yang dikagumi karena masa lalunya. Namun harus menjadi kota yang dibangun dengan kesadaran sejarah, yang tegak berdiri menjawab tantangan zaman.

“Lewat Magelang Tempo Doeloe, kita akan menyulam masa lalu dan masa depan dengan benang kebanggaan, semangat, dan cita-cita,” tuturnya.

Ketua Lapangan MTD 2025, Andritopo Senjoyo memaparkan, peristiwa penting itu di antaranya peristiwa pascaproklamasi kemerdekaan di Jakarta, yang kemudian mengalir ke daerah-daerah, termasuk Kota Magelang.

Kemudian, momentum agresi militer ke-2 yang kala itu pejuang dan masyarakat sipil diserang oleh tentara Jepang di Dapur Umum Kampung Tulung, yang menewaskan sejumlah pejuang.

Baca Juga: Keren Banget Ini sih, Pameran Topeng Hingga Lukisan Sepanjang Februari Di Magelang

Andri menyebutkan, ada 100 stan yang menampilkan beragam sajian, mulai dari sepeda kuno, barang lawasan, koleksi foto-foto, angkutan lama, baju lawasan, pernak-pernik, hingga aneka kuliner sesuai tema.

“Kita kurasi produk yang dipamerkan, yang sesuai kriteria, seperti sesuai tema dan ada kekunoan atau jadul,” jelas Andritopo.

Selain pameran, MTD 2025 ini juga banyak sajian acara dari berbagai komunitas. Setidaknya ada 18 mata acara yang akan mengisi tiga hari pelaksanaan gelar tahunan ini, seperti jelajah, pertunjukan seni budaya, bincang sejarah, hingga fragmen perjuangan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: AB Soleh

Sumber: Pemprov Jateng

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X