TITIKTEMU.CO, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mengebut pekerjaan menuju Jateng Tanpa Lubang guna menyambut musim mudik lebaran 2025. Perbaikan jalan kali ini dilakukan di ruas jalan Jepara-Keling, tepatnya di Desa Suwawal dan Desa Mambak, Kecamatan Mlonggo.
Langkah Pemprov Jawa Tengah tersebut mendapat sambutan positif dari warga Kabupaten Jepara. Sebab, jalan yang menghubungkan Jepara-Pati itu memang rusak, dan membutuhkan perbaikan.
Salah satunya, Uliya, seorang pekerja pabrik rokok yang tiap hari wira-wiri melintasi jalan Desa Suwawal untuk berangkat kerja. Ia harus berangkat lebih pagi agar tidak terlambat sampai tempat kantor, karena terhambat jalan rusak.
Baca Juga: Perbaikan Jembatan Yang Rusak Karena Longsor Dan Banjir Jadi Prioritas, Untuk Membuka Akses Desa
Namun, Uliya merasa senang, saat melihat sejumlah alat berat diturunkan untuk memperbaiki jalan yang rusak tersebut. Dia semringah, karena tidak lagi menemui jalan berlubang saat berangkat bekerja.
Begitu pula dengan Sukoyo, warga Desa Suwawal, yang sudah menunggu lama agar jalan di desanya itu diperbaiki. Selain menghambat, lubang-lubang pada ruas jalan sangat membahayakan.
“Warga itu sudah hampir putus asa, bahkan warga menyebut kalau Jepara itu kota ukir, sampai diukir juga jalannya (jalan berlubang). Alhamdulillah sekarang sudah diperbaiki,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Desa Suwawal, Arief Ma’sum menuturkan, pihaknya sangat mengapresiasi langkah pemprov, karena telah mewujudkan keinginan warga untuk perbaikan jalan.
Arief menyampaikan, jalan Jepara-Keling tersebut merupakan penghubung Jepara-Pati, sehingga ramai pengguna. Selain aktivitas warga, juga sarana ekonomi.
Baca Juga: Jelang Lebaran, Perbaikan Ruas Jalan Provinsi Jateng Capai 95 Persen
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dam Cipta Karya (DPUBMCK) Jateng Hanung Triyono membenarkan, progres penambalan jalan berlubang jelang Lebaran, telah mencapai 95 persen. Sementara, kemantapan jalan provinsi secara total mencapai 92 persen.
“Sehingga, tetap kita jaga kondisi ruas sekitar 195 kilometer tetap kita jaga dari risiko berlubang,” ungkapnya.
Ia menambahkan, beberapa ruas dengan kemantapan rendah memerlukan percepatan penambalan lubang. Seperti, ruas Jepara-Keling, Singget-Cepu, Ngawen-Todanan, Bandungsari-Salem, Brigjend Sudiarto Kota Semarang, Wiradesa-Kajen dan Batur-Dieng.
“Untuk kondisi jalan yang sudah bebas lubang tetap dilakukan final cek setiap saat. Karena intensitas hujan masih tinggi, di wilayah tersebut,” pungkas Hanung.
Artikel Terkait
Selain Jalur Mudik, Pemprov Jateng juga Upayakan Jalan Menuju Lokasi Wisata Tanpa Lubang
Longsor Putus Akses Jalan, Bupati Agus Gondrong Tinjau Lokasi
Pastikan Jalur Mudik Mulus Saat Mudik Lebaran , Dinas PUBMCK Jateng Mulai Lakukan Susur Jalan
Tim Saber Lampu Jalan Siap Tindaklanjuti Aduan Warga Kudus
Jelang Lebaran, Temanggung Fokus Tambal Jalan Berlubang di Jalur Mudik
Jelang Lebaran, Perbaikan Ruas Jalan Provinsi Jateng Capai 95 Persen