TITIKTEMU.CO, Penjabat Wali Kota Yogyakarta Sugeng Purwanto didampingi Kepala Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta Veronica Ambar Ismuwardani meresmikan Pasar Kluwih yang berada di Jalan Suryoputran, Kelurahan Panembahan, Kemantren Kraton, Yogyakarta.
Menurut Veronica, proses revitalisasi pasar sudah dimulai pada bulan Agustus hingga November 2024. Proyek revitalisasi ini dibiayai oleh APBD Tahun 2024 sebesar Rp 1,3 Miliar.
Revitalisasi pasar tersebut bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan, keamanan, dan memberikan fasilitas bagi para pedagang serta masyarakat sekitar, sekaligus memperkuat fungsi pasar sebagai pusat perekonomian lokal.
"Proyek ini merupakan hasil dari usulan masyarakat sekitar yang menginginkan pasar yang lebih layak. Dengan selesainya revitalisasi ini, pasar kini dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern, seperti area parkir yang lebih luas, toilet pria dan wanita, kamar mandi ramah difabel, kantor pengelola, ruang dagang yang tertata rapi, serta penerangan yang memadai,"ungkapnya.
Baca Juga: Pedagang Buah Bermobil di Seberang Pasar Rembang Diizinkan Jualan , Tapi Ini Syaratnya
Selain itu, fasilitas lainnya yang telah disediakan meliputi lahan dasaran bagi pedagang, Saluran Air Limbah (SAL), area parkir yang lebih luas, gazebo untuk tempat istirahat pengunjung, toilet yang ramah difabel, serta jalur yang nyaman untuk berbelanja.
Pihaknya menjelaskan, ada dua zona utama yang ada di Pasar Kluwih. Dimana setiap lapak memiliki luas 2,4 meter. Dua zona tersebut diantaranya zona basah yang menjual daging, sayuran, dan buah-buahan. Selanjutnya, ada zona kering yang menjual jajanan pasar, sembako, dan pakaian.
"Proses penataan pedagang, termasuk sosialisasi, pengundian lotre, dan pendaftaran, telah dilaksanakan sepanjang bulan Januari 2025. Kami juga membantu para pedagang memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) untuk memastikan data yang akurat dan transparansi dalam pengelolaan pasar," ujarnya.
Baca Juga: Kantong Imlek Hoki Jadi Daya Tarik Pasar Imlek Semawis
Tak hanya itu, sebagai upaya modernisasi, Pasar Kluwih juga menggunakan sistem pembayaran e-retribusi, di mana pedagang menggunakan metode scan untuk membayar retribusi secara non-tunai melalui rekening BPD yang telah dibuka. "Untuk mendukung sistem ini, 33 pedagang juga telah menerima Kartu Bukti Pedagang (KBP),"tambahnya.
Penjabat Wali Kota Yogyakarta, Sugeng Purwanto mengungkapkan, bahwa revitalisasi Pasar Kluwih merupakan wujud perhatian Pemerintah Kota Yogyakarta terhadap pengembangan pasar rakyat.
"Dengan sarana dan prasarana yang telah diperbarui, kami berharap revitalisasi ini dapat meningkatkan omzet para pedagang dan menarik lebih banyak pengunjung," jelas Sugeng Purwanto.
Baca Juga: Dua Pasar Hewan di Rembang Ditutup Selama 4 Pekan, Antisipasi Penyebaran PMK
Dengan adanya revitalisasi ini, para pedagang yang sebelumnya berjualan di pinggir Jalan Suryoputran kini memiliki tempat yang lebih layak dan tertata.
Selain meningkatkan kenyamanan pengunjung, penataan ini juga diharapkan mampu menjadikan kawasan Ngadikusuman lebih tertib, rapi, dan nyaman sebagai salah satu pusat perekonomian di Kota Yogyakarta.
Artikel Terkait
Pedagang Buah Bermobil di Seberang Pasar Rembang Diizinkan Jualan , Tapi Ini Syaratnya
Pasar Imlek Semawis Semarang Dibuka, Pengunjung Diminta Berkebaya. Kenapa Ya?
Dua Pasar Hewan di Rembang Ditutup Selama 4 Pekan, Antisipasi Penyebaran PMK
Cegah Penularan PMK, Pasar Hewan Terpadu Kulon Progo Ditutup Dua Minggu
Kantong Imlek Hoki Jadi Daya Tarik Pasar Imlek Semawis