Gubernur Jawa Barat Terpilih Dedi Mulyadi Siapkan Sayembara Beasiswa untuk Mahasiswa Berprestasi di Jabar

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Kamis, 30 Januari 2025 | 19:15 WIB
Sayembara Beasiswa anak Hebat Jawa Barat dari Gubernur Dedi Mulyadi  (@dedimulyadi71)
Sayembara Beasiswa anak Hebat Jawa Barat dari Gubernur Dedi Mulyadi (@dedimulyadi71)

TITIKTEMU.CO- Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi, mengumumkan rencana program sayembara beasiswa untuk calon mahasiswa berprestasi di Jawa Barat.

Program ini bertujuan memberikan kesempatan kepada anak-anak berbakat yang memiliki keterbatasan ekonomi untuk melanjutkan pendidikan tinggi di bidang-bidang strategis.

Apa Itu Sayembara Beasiswa?

Berbeda dengan sistem beasiswa konvensional yang sering kali bergantung pada proposal dan jaringan koneksi, sayembara beasiswa ini berbentuk seleksi terbuka bagi lulusan SMA/SMK sederajat di Jawa Barat.

Baca Juga: Beasiswa Fulbright Master’s Degree: Peluang Kuliah S2 Gratis di Amerika Serikat. Batas Waktu Daftar 15 Februari 2025

Dedi Mulyadi menegaskan bahwa sistem ini lebih transparan dan objektif, memastikan bahwa penerima beasiswa benar-benar merupakan siswa terbaik yang memenuhi kualifikasi.

"Sayembara ini akan mencari 200 calon mahasiswa terbaik di Jawa Barat. Jika beasiswa diberikan berdasarkan proposal dan faktor kenalan, itu tidak objektif.

Banyak anak-anak berbakat yang tidak memiliki akses ke jaringan tersebut, sehingga mereka kehilangan kesempatan," ujar Dedi dalam unggahan di akun Instagramnya, @dedimulyadi71.

Baca Juga: Pendaftaran S1 Universitas Pertahanan 2025 Dibuka: Kuliah Gratis dan Lulus Berpeluang Langsung Berpangkat Letda

Prioritas untuk Jurusan Teknik dan Kedokteran

Beasiswa ini akan difokuskan pada bidang yang memiliki dampak besar bagi ekonomi dan pembangunan.

Dedi menekankan bahwa jurusan teknik dan spesialisasi tertentu akan menjadi prioritas, termasuk:

  • Insinyur pertambangan
  • Teknik sipil
  • Dokter spesialis

Menurutnya, Indonesia masih banyak mengandalkan tenaga kerja asing di berbagai sektor industri, sehingga perlu lebih banyak lulusan lokal yang berkompeten untuk mengisi posisi strategis tersebut.

"Kita harus melihat kebutuhan pasar tenaga kerja. Apa yang masih banyak dikuasai oleh tenaga kerja asing? Kita rumuskan kualifikasinya dan buat sistem seleksi yang bisa memastikan anak-anak terbaik mendapat kesempatan ini," tambahnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi TITIKTEMU

Sumber: @dedimulyadi71

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X