Ketika Jogja Menyapa Ajak Mahasiswa Baru Melebur Dalam Harmoni

photo author
AB Soleh, TitikTemu.co
- Rabu, 30 Oktober 2024 | 10:00 WIB
Ajang Jogja Menyapa dan Gebyar Inovasi (Pemprov Yogya)
Ajang Jogja Menyapa dan Gebyar Inovasi (Pemprov Yogya)

TITIKTEMU.CO, Ajang Jogja Menyapa dan Gebyar Inovasi berjalan lancar selama dua hari penyelenggaraan sejak Jumat hingga Sabtu (25-26/10) di halaman Kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY, Jalan Raya Janti, Wonocatur, Banguntapan, Bantul.

Gelaran menyambut mahasiswa baru di DIY yang kelima kali ini menjadi momentum yang tepat untuk mengajak meleburkan diri dalam harmoni dan menghargai perbedaan sebagai kekuatan bersama.

Wagub DIY, KGPAA Paku Alam X membacakan sambutan Gubernur DIY menyambut para mahasiswa baru yang datang dari berbagai penjuru Indonesia, bahkan dari luar negeri. Kehadiran mahasiswa baru di sini bukan hanya untuk menimba ilmu, tetapi juga untuk berkontribusi dalam memperkaya keragaman budaya dan mempererat tali persaudaraan di kota ini.

Beragamnya latar belakang mahasiswa merupakan simbol nyata, Yogyakarta adalah tempat yang terbuka bagi semua, tanpa memandang asal-usul. Seperti diajarkan dalam falsafah Jawa, Manunggaling Kawula Gusti yang mengandung makna persatuan antara manusia dan kehidupan, mahasiswa baru diajak untuk meleburkan diri dalam harmoni, menghargai perbedaan sebagai kekuatan bersama.

Baca Juga: Mahasiswa UGM Gelar Aksi Bersih Lingkungan Kampus Sebelum KKN

Sri Paduka menekankan pentingnya memahami esensi pluralisme yang mengajarkan tak sekedar menerima perbedaan, tetapi merangkulnya sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan. Dengan memahami konsep ini, dapat menghindari prasangka dan bias, serta lebih terbuka dalam mengeksplorasi berbagai perspektif dan budaya yang ada di sekitar.

"Perlu sikap terbuka dan kerja sama semua pihak agar lingkungan Yogyakarta tetap kondusif, aman, dan nyaman, mendukung para mahasiswa dalam menjalani proses pendidikan dan pengembangan diri. Saya mengajak kalian menjadikan Yogyakarta sebagai tempat di mana persatuan dalam keragaman menjadi kenyataan, dimana perbedaan bukan menjadi alasan untuk terpecah, melainkan menjadi kekuatan yang mempersatukan kita.," ungkap Sri Paduka.

Sementara itu, Sekda DIY, Beny Suharsono menuturkan Yogyakarta sebagai kota pelajar, memiliki daya tarik yang unik bagi mahasiswa baru dari berbagai penjuru Indonesia. Dengan warisan budaya yang kaya, lingkungan yang mendukung kreativitas, serta berbagai potensi wisata, Yogyakarta menawarkan pengalaman belajar dan hidup yang istimewa.

Baca Juga: Mahasiswa UGM Ini Mendapat Gelar Mahasiswa Peduli Difabel

Selain itu, kata Beny, kegiatan yang bertema Migunani, Murakabi, Mrantasi ini merupakan kolaborasi antara Paniradya Kaistimewan, Dinas Koperasi dan UKM DIY, DP3AP2 DIY, Dinas Kebudayaan DIY, DPAD DIY, RSJ Grhasia, IKPMD dan Forum BEM se-DIY. Kolaborasi ini bertujuan tak hanya memperkenalkan kekayaan budaya dan tradisi lokal tetapi juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM.

Adapun rangkaian acara Jogja Menyapa dan Gebyar Inovasi menghadirkan bintang tamu seperti Langit Sore, SKJ 94, dan Pendhoza serta kolaborasi dengan SiBakul, Desa Prima, Workshop Aksara Jawa & Mewiru Jarik dan Pemeriksaan Kesehatan Jiwa maupun Pagelaran Seni Lintas Budaya Nusantara dari IKPMD. Gebyar Inovasi menampilkan Si Keling (Servis Keliling), Mini Teater TMP dan lain-lain. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: AB Soleh

Sumber: Pemprov Yogyakarta

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X