TITIKTEMU.CO, Petani Bantul kembali melakukan panen raya bawang merah glowing di lahan seluas 125 hektar di Selopamioro, Bantul. Bawang merah memang menjadi komoditas utama pada sektor pertanian di Bantul. Bersamaan dengan panen raya, dicanangkan pula Program Pengembangan Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) di desa Nawungan tersebut.
Panen raya bawang merah glowing yang merupakan akronim dari gede, original, berwawasan lingkungan ini menurut Sekda DIY, Beny Suharsono tidak sekadar sebuah kegiatan pertanian biasa, tetapi juga simbol dari kerja keras dan inovasi dalam sektor pertanian desa. “Bawang merah glowing, dengan keunggulannya yang khas, telah menjadi perhatian dalam upaya diversifikasi produk pertanian di daerah kita. Berkat peran serta para petani, yang gigih dan dukungan dari berbagai pihak, hari ini kita bisa ambil bagian dalam panen raya ini,” kata Beny.
Panen raya bawang merah glowing ini juga memberikan pelajaran berharga, mengenai pentingnya integrasi kemajuan teknologi keuangan dan sektor pertanian. Penggunaan teknologi dalam manajemen keuangan dan pemasaran hasil pertanian, dapat meningkatkan efisiensi dan daya saing petani, serta membuka peluang akses pasar yang lebih luas.
Baca Juga: Banyak Mengandung Nutrisi, Ini Manfaat Bawang Putih Bagi Kesehatan
EKI memberi perhatian khusus kepada level Desa. Harapannya, setiap individu, terutama di tingkat desa, memiliki akses dan pemahaman yang memadai terhadap produk keuangan digital serta manfaatnya. Desa EKI, bukan hanya memudahkan transaksi harian, tetapi juga memberdayakan masyarakat desa untuk mengelola keuangan mereka dengan lebih baik. Meningkatkan efisiensi usaha kecil dan menengah, serta membangun fondasi ekonomi yang lebih kuat dari bawah ke atas.
“Saya percaya, dengan kombinasi antara inovasi di sektor pertanian dan penerapan literasi keuangan yang baik, kita dapat menciptakan ekosistem yang lebih dinamis dan inklusif bagi masyarakat desa. Melalui upaya ini, kita tidak hanya meningkatkan kesejahteraan petani, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi lokal secara keseluruhan,” ujar Beny.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan, launching Desa EKI ini berarti bahwa petani pun sudah menggunakan sistem keuangan yang bankable. Mereka melek literasi keuangan, sehingga memudahkan aktivitas bisnis ekonomi para petani. Petani juga diharuskan punya rekening tabungan, yang akan mempermudah transaksi dengan mitra-mitra dagangnya. Apalagi menurut Halim, bawang merah produksi Bantul yang dipanen ini adalah jenis unggulan.
“Nawungan ini adalah salah satu sentral bawang merah Bantul yang sangat bagus. Komoditinya unggulan seperti yang anda lihat. Ini bawangnya bagus sekali lho, istilahnya bawang merah glowing dan ini kalau digoreng enak sekali ,’ jelas Halim.
Baca Juga: Warga Tuminting & BRI Ubah Lahan Timbunan Sampah Jadi Lahan Pertanian Kota
Melihat perkembangan ini, semakin meneguhkan Bantul sebagai supplier bawang merah terbesar di DIY. Untuk itu Halim menegaskan akan meningkatkan kualitas petani, baik dari sisi budidaya bawang merah maupun sampai pemasarannya. Bahkan, petani juga sudah mulai mengasuransikan tanaman budidayanya.
“Asuransi pertanian sudah kita terapkan di Nawungan, Selopamioro, Imogiri ini. Saya bersyukur para petani bawang merah kita ini sudah semakin sejahtera dan semakin dapat mengadopsi teknologi budidaya maupun sistem pemasaran online. Bahkan ini juga nanti akan kita kembangkan menjadi agrowisata. Jadi aktivitas pertanian dan aktivitas pariwisata nanti bisa berada di sini saling bersanding,” tutupnya.
Sebagai komoditas sektor pertanian terbesar di DIY, luas area pertanian bawang merah mencapai hampir 5000 hektar. Satu tahun, untuk di lahan seluas 125 hektar di Imogiri ini akan mengalami 2 kali panen raya. Untuk keseluruhan area pertanian bawang merah, akan ditanam masing-masing 2 kali pertahun, dan bisa memanen setiap bulan.
Artikel Terkait
Kopdar komunitas pecinta hewan dihadiri Tim Karantina Pertanian Cilegon dan Lucky Hakim artis pecinta hewan
Pemkab Wonogiri Salurkan Alsintan untuk Dorong Modernisasi Pertanian
Kabupaten Semarang Punya Hasil Pertanian Unggulan
Warga Tuminting & BRI Ubah Lahan Timbunan Sampah Jadi Lahan Pertanian Kota