Penjabat Walikota Yogyakarta Minta Pengampu Wilayah Hingga RT /RW Melihat Kondisi Warganya

photo author
AB Soleh, TitikTemu.co
- Sabtu, 23 Maret 2024 | 07:00 WIB
Penjabat Wali Kota Yogyakarta Singgih Raharjo, menyerahkan dan mendampingi pemasangan kaki palsu untuk Sigit. (Pemkot Yogya)
Penjabat Wali Kota Yogyakarta Singgih Raharjo, menyerahkan dan mendampingi pemasangan kaki palsu untuk Sigit. (Pemkot Yogya)

TITIKTEMU.CO, Pemerintah Kota Yogyakarta dan Baznas  memberikan alat bantu kepada dua warga berkebutuhan khusus di wilayah Kemantren Kotagede. Pemberian alat bantu ini untuk membantu kemandirian warga berkebutuhan khusus dalam beraktivitas.

Alat bantu berupa kaki palsu diberikan kepada Sigit Prasetyo serta alat bantu berjalan atau walker cerebral palsy sepatu koreksi bagi Kenzo Andromeda Merkuri.

"Ini adalah bentuk perhatian dan komitmen dari pemkot kepada warga Yogyakarta yang memang membutuhkan bantuan," kata Penjabat Walikota Singgih. 

Baca Juga: Harapan Baru Untuk Mahasiswi UGM Yubita Dengan Kaki Palsu Barunya

Menurutnya warga berkebutuhan khusus seperti Sigit dan Kenzo sangat membutuhkan alat bantu untuk bisa beraktivitas seperti berjalan dan lebih mandiri.

Singgih berpesan kepada pengampu wilayah seperti mantri pamong praja, lurah, RT/RW untuk melihat kondisi wilayahnya kalau masih ada masyarakat kota yang membutuhkan alat bantu agar diinformasikan. Sebisa mungkin Pemkot Yogyakarta mengupayakan bantuan karena salurannya cukup banyak seperti ada Baznas. Pemkot Yogya juga ada ada beberap skema lain untuk membantu warga berkebutuhan khusus. 

Penerima bantuan kaki palsu Sigit Prasetyo menyambut gembira dan mengucapkan terima kasih atas bantuan itu. Salah satu kaki Sigit terpaksa diamputasi karena mengalami penyempitan pembuluh darah sampai luka tak kunjung sembuh. Kakinya sudah 3 kali diamputasi sehingga tanpa alat bantu dia sulit berjalan. Selama ini dia menggunakan alat bantu tongkat kruk sehingga ia merasa terbantu dengan kaki palsu.

Baca Juga: Harapan Baru Untuk Mahasiswi UGM Yubita Dengan Kaki Palsu Barunya

"Aktivitas sekitar sini pakai kruk  Alhamdulilah senang, bis semangat lagi," ujar Sigit.

Senada juga disampaikan Rini Setianingsih ibunda dari Kenzo Andromeda Merkuri yang menerima alat bantu berjalan dan sepatu koreksi. Kenzo mengidap cerebral palsy sejak lahir namun baru diketahui di umur 4 tahun. Selama ini akses jalan Kenzo digendong ibunya atau harus mengesot karena tidak ada kekuatan tubuhnya untuk berdiri.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: AB Soleh

Sumber: Pemkot Yogyakarta

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X