TITIKTEMU.CO, Rutinitas gowes sambang kampung yang biasa dilakukan Penjabat Wali Kota Yogya, Singgih Raharjo kembali dilakukan . Minggu ini kampung yang berada di Kelurahan Semaki, Kemantren Umbulharjo yang dikunjungi.
Mulai gowes dari Rumah Dinas Wali Kota pukul 06:30 WIB, rombongan menuju kearah barat melewati Jalan Sawit yang berada di Kelurahan Semaki. Sempat berhenti untuk melihat mural batik yang ada di tembok sepanjang jalan tersebut.
Singgih mengungkapkan mural ini selain mempercantik gang di kampung juga dapat mengedukasi masyarakat mengenai motif batik. Diharapkan dengan adanya mural batik ini masyarakat tidak hanya sekedar tahu tentang batik namun juga paham akan motifnya dan maknanya.
Setelah puas menikmati keindahan mural batik, rombongan ini melanjutkan menuju rumah herbal milih Hirman tak jauh dari lokasi. Hirman menanam 40 jenis tanaman obat keluarga (TOGA) diantaranya terdiri dari jahe, kencur, cabe jawa, daun sirih, dan beberapa tanaman obat herbal lainnya.
Baca Juga: Inilah Rangkaian Acara HUT Ke-267 Kota Jogja. Ada Gowes hingga WJNC
"Selain toga saya juga menanam berbagai sayuran seperti kangkung, terong hingga bermacam jenis sawi tumbuh subur di sisi kanan rumah tersebut," ungkapnya.
Singgih pun sangat mengapresiasi upaya tersebut. Menurutnya tanaman yang wajib ada di rumah adalah toga dan sayuran.
"Tujuannya untuk hidup sehat dan tidak beli sayur di luar, cukup dari rumah dan obat juga bisa dipenuhi sendiri. Misal jahe, kencur, dan kunyit," bebernya.
Setelah berkeliling mengunjungi berbagai potensi di Kampung Semaki Gede, rombongan ini melanjutkan perjalanannya menuju Kampung Semaki Kulon.
Di kampung tersebut orang nomor satu di Kota Yogya mengunjungi Bank Sampah Mandala Asri RW 09 Semaki Kulon. Lurah Semaki, Arini Susetyowati mengatakan Bank Sampah ini mempunyai kegiatan rutin yakni penimbangan dan pengelolahan yang dilakukan setiap bulannya.
Baca Juga: World Cleanup Day , Ratusan Siswa SMA Pekalongan aksi Memungut Sampah
"Sampah yang terkumpul dari warga dilakukan pengelompokan berdasarkan tipe dan jenis sampahnya," ungkapnya.
Sementara, lanjutnya, untuk pengelolahan sampah organik warga RW ini telah membuat Losida atau Lodong Sisa Dapur.
Dalam gowes tersebut juga diserahkan bantuan alat bantu dengar dan bahan makanan senilai Rp. 5.250.000 kepada Nafisha Viona Raharja yang juga merupakan warga Kampung Semaki Kulon, Kelurahan Semaki, Kemantren Umbulharjo.
Artikel Terkait
Menabung Sampah Di Bank Sampah Yogya Makin Mudah Dan Praktis
Pemkot Jogya Serius Tangani Sampah Karena Terbatas Lahannya
Solusi Sampah Dan Suhu Panas Dengan Eco Enzyme
Mengurangi Sampah Besar-Besaran, Pasar Giwangan Kerja Sama dengan UGM Olah Sampah Organik
World Cleanup Day , Ratusan Siswa SMA Pekalongan aksi Memungut Sampah