TITIKTEMU.CO – Cerita horor Sewu Dino karya SimleMan merupakan trilogi bersama Janur Ireng dan Ranjat Kembang . Namun, ada dua spin-off untuk melengkapi sekaligus memahami alur cerita trilogi tersebut.
Simpleman memang menyiapkan Sewu Dino dalam lima tulisan, tiga di antaranya merupakan cerita utama, dan dua cerita pendukung.
Kedua spin-off itu adalah Lemah Layat dan Padusan Pituh. Sopin off sebenarnya merupakan cerita lepas, namun menghubungkan alur cerita utama Sewu Dino.
Baca Juga: Link Cerita Horor Lemah Layat Agar Mudah Memahami Trilogi Sewu Dino SimpleMan
Padusan Pituh merupakan thread horor Twitter Simpleman yang menjembatani alur cerita Sewo Dino antara Ranjat Kembang dengan Janur Ireng, setting waktunya bersamaan dengan Lemah Layat.
Padusan Pituh mengisahkan tokoh bernama Mira, seorang jurnalis yang kemudian justru masuk dalam pusaran konflik Sewu Dino karena melakukan investigasi sebuah kasus kriminal yang mengandung mistis.
Namun, investigasi jurnalistiknya itu justru membuat Mira dejavu dimana dirinya seperti melihat potongan-potongan kejadian yang tidak asing baginya.
Baca Juga: Ini Link PDF Cerita Horor Ranjat Kembang, Akhir dari Trilogi Sewu Dino SimpleMan
Mira sendiri memiliki keluarga denan perilaku aneh, yaitu ibu, nenek, dan Lindu, adiknya. Lindu kerap menyebut sebuah nama Codro Benggolo, dan sangat ketakutan dengan nama itu.
Rupanya, Lindu diincar Codro Benggolo untuk menangkal Rogot Nyowo. Adiknya juga selalu melarang ibunya shalat serta mengaku melihat sosok menyeramkan.
Sang ibu tidak kalah kalah aneh. Ia menjuluki Lindu sebagai anak iblis dan begitu ingin menyingkirkannya. Ibu Mira bahkan pernah hendak membunuh Lindu.
Baca Juga: Cerita Horor Janur Ireng, Bagian Kedua dari Trilogi Sewu Dino dari SimpleMan, Catat Linknya
Namun, Mira berhasil melindunginya dan kemudian membawanya ke desa terpencil untuk menyembuhkannya. Mira justru menemukan fakta lain mengenai masa lalunya, memori lama tentang dirinya yang dihapus neneknya dengan ilmu kejawen rogo sukmo.
Dalam Padusan Pituh, Mira tidak sengaja bertemu Agus dan Ruslan, tokoh utama ceriita Lemah Layat. Namun, mereka tidak menyadari saling memiliki keterkaitan.