Air mata Bella sudah tidak di kondisikan lagi tangisnya kian bertambah saat melihat kondisi Ava yang terluka dengan baju seragamnya penuh dengan darah yang mengucur dari kepalanya.
Rasanya Bella ingin pingsan. Ia sangat lemas melihat kondisi Ava.
“Va bangun!”teriak Bella kencang membuat dia menjadi pusat perhatian, bella tidak peduli.
Bagaimana dia tidak syok? Saat terakhir tadi mereka berjumpa Ava masih tersenyum dan memeluknya tapi sekarang sahabatnya terbaring lemah di brankar.
Baca Juga: PBNU Menginisiasi Dialog Antar Budaya di KTT ASEAN
Suster disana langsung membawa Ava ke Ruang darurat.
"Maaf ka, tunggu di sini kami akan menangani pasien."ucap Suster itu.
"Dok selamatkan sahabat saya!"mohon Bella dengan mukanya yang penuh harap.
"Kami akan berusaha semaksimal mungkin doakan saja."pasti Suster itu lalu langsung masuk ke ruang ICU tempat Ava di tangani.
Bella langsung terduduk lemas disalah satu kursi tunggu sambil menangis senggukan, bella mengambil handphone lalu langsung menelpon Nadia.
Baca Juga: 7 Danau di Boyolali Paling Ngangeni, Kapan-kapan ke Sini Lagi ya Dhik
“Nadia..”lirih Bella. Tangan Bella bergetar dengan tangis yang tak kunjung reda.
“Woi napa lo nyet?”tanya Nadia heran di sebrang sana.
“A-ava nad.”isak Bella.
“Dih lo kenapa? ngomong yang benar jangan bikin panik!”
Artikel Terkait
Link Cerita Horor Padusan Pituh SimpleMan, Spin-Off Sewu Dino, Janur Ireng dan Ranjat Kembang
Cerita Horor SimpleMan Desa Gondo Mayit, Kisah Mistis Pendaki Gunung
Cerita Horor Mbarep Tunggal SimpleMan, Konflik Mistis Keluarga Jawa
Cerita Bersambung: 'SELIRMU, BABUKU' Part - 13 (TAMAT)
Cerita Bersambung:'Tresnane Sang Primadona' Eps.21 (TAMAT)
Cerita Bersambung: KADO BIRU UNTUK SUAMI Part 16 [TAMAT]
Cerita Bersambung: Surgamu Menyiksaku By. Sinar Cinta Part 13 (TAMAT)