Naik 'Pajero' sebelum berperahu menyusuri ketenangan dan kedamaian Sungai Maron

photo author
Teguh Argari Bisono, TitikTemu.co
- Selasa, 25 Oktober 2022 | 07:44 WIB
Menikmati kedamaian dengan menyusuri Sungai Maron naik perahu  (pic/teguh argari)
Menikmati kedamaian dengan menyusuri Sungai Maron naik perahu (pic/teguh argari)

TITIKTEMU.CO - Usai menikmati kehangatan air di banyu Anget, kami segera meluncur ke tempat wisata berikutnya. Yaitu Sungai Maron, salah satu objek wisata yang cukup populer di Pacitan, Jawa Timur.

Objek wisata sungai ini terletak di Dersono, Pringkuku, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Untuk mencapai lokasi wisata ini, kami harus turun dari bus dulu. Lantas diangkut dengan semacam angkot ke Sungai Maron.

Ada saat yang berkesan saat naik angkot yang disebut 'pajero' ini. Bukan mobil mewah itu, tapi singkatan panas njobo njero. Artinya panas luar dalam, karena sisi angkot ini terbuka, sehingga angin bisa masuk dengan bebasnya. Namun cuaca tidak panas. Sehingga kami tidak
kegerahan.

Baca Juga: Unai Emery Kembali ke Liga Inggris, Menjadi Pelatih Aston Villa Gantikan Steven Gerrard yang Dipecat Klub

Justru 15 penumpangnya bisa bercanda. Karena saat jalan menurun, otomatis penumpang sebelah kanan akan mendesak penumpang sebelahnya. Namun kalau jalan naik, giliran penumpang sebelah kiri bisa mendesak penumpang di sebelahnya. Gelak tawa dan canda pun berlangsung saat perjalanan menuju Sungai Maron.

Jalannya memang sempit. Sehingga tak heran kalau bus tidak bisa langsung menuju lokasi Sungai Maron. Tak lama kemudian, kami telah sampai di lokasi. Tiket masuk sungai murah, hanya Rp 5 ribu. Namun untuk naik perahu, kena biaya per perahu Rp 100 ribu untuk 4 penumpang.

Setelah memakai jaket pelampung, kami segera naik perahu dengan mesin tempel itu. Jelajah menyusuri sungai, wisatawan akan mengarungi jalur sungai sekitar 4,5 km. Dengan pemandangan hutan tropis yang teduh, aliran sungai ini menyajikan nuansa petualangan ala Amazon.

Baca Juga: Siti KDI Dikabarkan Gantikan Posisi Lesti Kejora di D'Academy 5. Ini Fakta Penting Tentang Siti KDI

Sejak buka tahun 2012, wisata ini memiliki pemandangan indah di setiap sisi sungainya. Warna air sungai saat itu kecoklatan.  Pengelola pun membangun spot berfoto di jalur sungai.

Yang menarik, ada spot foto keren dengan naik ayunan yang dikaitkan dengan pohon besar di pinggir sungai. Lokasinya ternyata dekat dengan cabang sungai yang lebih dalam. Namun kami tidak sempat mencoba ayunan itu.

Di kanan kiri sungai, banyak sekali pohon kelapa yang berdiri menjulang tinggi. Bahkan ada juga pohon kelapa yang menancap di bibir sungai. Beberapa pohon kelapa bahkan melengkung ke dalam sungai.

Baca Juga: Ternyata, Jin dan Suga BTS Tak Bisa Masuk Angkatan Laut dan Angkatan Udara Saat Wajib Militer. Ini Penyebabnya

"Namun tak pernah ada kejadian pohon kelapa jatuh ke sungai dan mengenai penumpang," ungkap tukang perahu kami yang masih muda itu.

Ada 100 lebih perahu yang melayani para wisatawan. Namun dalam sehari, para nahkoda perahu itu paling hanya bisa dua kali menjalankan perahu milik bossnya itu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Teguh Argari Bisono

Sumber: travelspromo.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X