Bermacam ekspresi itu, antara lain marah, sedih, senang, bingung, dan tertawa yang mengundang kelucuan. Tidak jarang pengunjung menirukan ekspresi topeng.
“Sangat inovatif. Kita jadi ikut terbawa suasana, sampai nggak sadar ikut menirukan ekspresi topeng,” kata Yani, pengunjung Museum Topeng Sewu Rai.
Selain melihat koleksi topeng, di lokasi ini pengunjung juga bisa berfoto selfie dengan latar belakang topeng.
Museum Sewu Rai memang didominasi topeng karena destinasi wisata tersebut hanya diperuntukkan bagi penggemar seni pahat tiga dimensi.
Baca Juga: Kitagawa Pesona Bali, Miniatur Kampung Bali di Wonogiri. Instagramable Banget!
Melalui ekspresi topeng, pengelola museum ingin membangun karakter dan membangkitkan energi positif pengunjung.
“Museum Sewu Rai sebenarnya berorientasi lebih ke wisata spiritual ya. Bukan sekadar pameran topeng. Pengunjung bisa menangkap pesan yang tersirat dibalik ekspresi topeng,” kata Ringgo Sukatmo, pengelola Museum Sewu Rai. ***
Artikel Terkait
Rumah Atsiri, Belajar Meracik Minyak Aeroterapi di Tawangmangu
Tanah Papua... Ada 5 Surga di Ujung Timur Indonesia
Pariwisata Maros Sulsel Jadi Alternative Tourism
Ini Empat Warisan Alam Indonesia yang Diakui UNESCO, Salah Satunya Taman Nasional Komodo
Kampung Naga, Menjaga Tradisi Leluhur di Dasar Lembah
Menengok Stasiun Pulau Air, Persinggahan Kereta Api Tertua di Sumatera Barat