TITIKTEMU.CO SEMARANG - Kampung Tematik Jawi di Kalialang, Kelurahan Sukorejo, Gunungpati Semarang saat ini sedang digandrungi anak muda dan masyarakat umum baik yang datang dari kota Semarang sendiri, dan bahkan dari luar Kota Semarang.
Sebab, selain mereka sudah jenuh dengan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) cukup lama membuat ingin merasakan waktu berlibur mengusir penat. Apalagi dengan suasana pedesaan dan menyediakan aneka makanan khas tempo dulu yang jarang ditemui dibanyak tempat rumah makan, restoran dan di hotel.
Baca Juga: Cegah Parkir Liar, Trotoar di Kawasan Kota Lama Dipasang Rantai Besi
Baca Juga: Keren! Ini 7 Destinasi Wisata Indonesia yang Menakjubkan
Salah satu pengunjung, Hidya mengatakan, dirinya mengaku baru pertama kali datang ke Kampung Tematik Jawi atau Kampung Jawi ini. Menurutnya, lokasi ini salah satu kampung tematik yang ada di Kota Semarang yang lagi hit.
"Suasananya enak, nyaman seperti di ciri khas pedesaan dengan pemandangan alam yang hijau, padahal daerah ini ada di tengah kota. Serta masyarakatnya masih menjaga kearifan lokalnya. Sehingga tempat ini tidak kalah dengan tempat wisata lainnya yang wajib untuk dikunjungi masyarakat bersama keluarganya," katanya, baru-baru ini.
Baca Juga: Ini 7 Kuliner Tradisional Indonesia yang Mendunia
Dirinya, juga baru mengetahui jika di Kota Semarang memiliki potensi wisata seperti di Kampung Jawi. Dirinya, sebelumnya hanya mengenal wisata alam di Desa Wisata Kandri, Goa Kreo, dan yang lainnya, yakni Kampung Jadul serta Kampung Batik.
"Kalau hujan sih, pengunjungnya sedikit karena tempatnya outdoor, makannya di ruangan terbuka di kursi dan meja kayu. Seperti di tempo dulu lah suasananya asyik sih. Begitu juga aneka panganan yang disediakan banyak pilihannya, kita cukup membayar dengan beberapa uang kepeng, satu kepingnya senilai Rp 3 ribu," jelasnya.
Uang kepeng itu didapatkan setelah ditukarkan pengunjung di loket penukaran uang, sehingga pengunjung bisa menukarkan dengan uang sesuai kebutuhannya.
Baca Juga: 7 Kopi Terbaik di Indonesia, yang Mana Favoritmu?
"Kalau untuk akses jalan masuk, perlu diperbaiki. Sehingga pengunjung bisa masuk dari beberapa jalan alternatif yang representif tidak sempit. Jadi bisa dilalui oleh kendaraan bermotor ataupun mobil. Selain itu perlu rambu penanda menuju lokasi Kampung Jawi lebih banyak lagi, kan banyak pengunjung dari luar kota juga biar gak kesasar," imbuh Dani, pengunjung lainnya.
Dia berharap, akses masuk ke lokasi Kampung Jawi segera diperbaiki. Terutama, di salah satu jalan masuk yang kondisi jembatannya masih rusak dan sempit. Sehingga menyulitkan pengunjung yang membawa motor harus ekstra hati-hati, menuruni jembatan yang terbuat dari kayu. "Kalau mobil otomatis tidak bisa masuk, juga sempit jadi harus lewat jalan alternatif lainnya, namun memutar cukup jauh,"ujarnya.
Terpisah, Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Wahyu "Liluk" Winarto mengatakan, Kampung Jawi salah satu destinasi kuliner baru di Kota Semarang. Sehingga bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung dengan suasana alam pedesaan dan menyajikan kuliner khas tempo dulu.