pariwisata

Dieng Culture Festival Digelar Hybrid, Ganjar: Jaga Protokol Kesehatan Ketat!

Selasa, 2 November 2021 | 17:49 WIB
Dieng Culture Festival 2021 (Jatengprov.go.id)

TITIKTEMU.CO, SEMARANG – Memasuki tahun ke-16, Dieng Culture Festival (DCF) digelar secara virtual dan hybrid.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyampaikan festival digelar secara hybrid karena situasi pandemi yang belum berakhir.

Gubernur berharap penyesuaian ini menjadi pengalaman untuk pelaksanaan festival menyuguhkan pertunjukan musik Jazz di Atas Awan itu tahun depan.

Baca Juga: DAMRI Telah Membuka Rute Yogyakarta ke Dieng untuk Mendukung Peningkatan Pariswisata

Hal itu disampaikan Ganjar saat membuka gelaran Dieng Culture Festival dari ruang kerjanya, Senin (1/11/2021).

Ganjar biasanya hadir langsung membuka festival tahunan itu. Dia pun mengaku sudah rindu untuk bisa menyaksikan festival secara langsung.

Selain menyuguhkan musik jazz, Dieng Culture Festival juga menyajikan keindahan alam dan keunikan budaya. Salah satunya ritual cukur rambut gimbal.

Baca Juga: Piknik, Biar Nggak Panik! 7 Desa Wisata Jogja Ini Akan Memberimu Pengalaman yang Tak Terlupakan

“Terus terang saya pengin banget datang. Mudah-mudahan ada waktu nanti bisa ikut menikmati. Mungkin saya bisa ke sana,” kata Ganjar diawal sambutannya.

Saat menerima laporan dari panitia bahwa DCF akan dilaksanakan virtual, Ganjar memberikan masukan untuk digelar secara hybrid.

“Kalau sudah bisa luring, di-hybrid saja. Kenapa? Agar kita bisa memulai,” ujar Ganjar.

Baca Juga: Masuk Nominasi Anugerah Wisata Indonesia, Desa Wisata Sumberbulu Tawarkan Kearifan Lokal

Ganjar menjelaskan pelaksanaan sudah cukup bagus. Hybrid dapat dilakukan dengan peserta terbatas dan keamanan serta kenyamanan tetap terjaga.

Selain itu, festival yang digelar dengan offline dan online ini bisa menjadi patokan dan pengalaman untuk pelaksanaan wisata Dieng tahun depan.

Halaman:

Tags

Terkini