pariwisata

Beginilah Kesetiaan Harti Membuat Stagen Dengan Alat Tenun Sederhana

Minggu, 6 Oktober 2024 | 11:00 WIB
Harti dan alat tenunnya (Pemkab Bantul)

TITIKTEMU.CO, Stagen merupakan pelengkap busana Jawa berupa lembaran kain panjang yang dililitkan di bagian perut dan berfungsi seperti korset atau peramping perut. Stagen sendiri biasanya familiar di kalangan pelaku seni maupun untuk keperluan pribadi, seperti digunakan oleh ibu-ibu usai melahirkan. 

Meski zaman sudah semakin modern, namun aktivitas menenun untuk stagen ini masih dilakukan Harti, perempuan paruh baya yang dalam kesehariannya menenun satu demi satu benang dengan telaten, hingga menghasilkan kain tenun stagen. 

Harti mengaku telah menekuni pekerjaan menenun sejak dirinya masih muda. Harti masih setia menggunakan erek atau yang biasa disebut ATBM (alat tenun bukan mesin).  

Dentuman suara kayu yang saling beradu mengharmonisasi keheningan di Padukuhan Botokan, Kalurahan Argosari, Kapanewon Sedayu, Kabupaten Bantul.

Baca Juga: Sebatik Fest 2024, Gowes Bersama Dengan Kostum Batik

 

“Awalnya dari sejak muda memang sudah membuat stagen awalnya ikut orang lalu kemudian membuka usaha sendiri menggunakan ATBM,” kata Harti. 

Bersama dengan 20 orang karyawan yang rata-rata telah berusia di atas 50 tahun, setiap harinya lembaran kain stagen dihasilkan. Untuk satu lembar stagen berukuran sembilan meter dapat dikerjakan selama lebih kurang dua jam. Dalam sehari, setiap karyawan dapat menghasilkan sebanyak lima buah lembar stagen.

“Beli satuan bisa tapi harganya lain, kalau belinya kodian harganya lebih rendah,” terangnya. 

Meski mengaku tak kesulitan dalam hal pemasaran, Harti tetap berharap ditengah maraknya  kain tenun yang dibuat dengan menggunakan mesin, eksistensi tenun ATMB dapat terus lestari lintas generasi. 

Tags

Terkini