pariwisata

Sekaten Solo 2023 , Bukan Sekedar Pasar Malam Biasa

Kamis, 28 September 2023 | 10:00 WIB
Peringatan sekaten di Solo (Pemkot Surakarta)

TITIKTEMU.CO,  Salah satu momen paling dinantikan di bulan ini buat warga Solo adalah Pasar Malam Sekaten Solo, sebuah perayaan yang menghadirkan panggung hiburan yang gemerlap dengan penampilan artis dan musisi ternama. Siapa yang bisa melewatkan penampilan spektakuler dari OM Della, OM New Pallapa, OM Romansa, Rebellion Rose, After Shine, Gildcoustik, dan Karna Mereka?

Pasar malam ini bukan sembarang acara, melainkan bagian dari upacara mangayubagya dalam rangka peringatan Sekaten 2023. Sekaten adalah peristiwa sakral yang selalu berlangsung pada bulan Mulud, sebuah bulan yang penuh makna dalam agama Islam. Tempat pusat pelaksanaan upacara adat Sekaten adalah Masjid Agung Surakarta, di mana Miyos Gongso, kondur Gongso, dan acara grebeg gunungan bulan Mulud menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Sekaten yang sebenarnya.

Terkadang, masyarakat terperangkap dalam kesalahpahaman bahwa Sekaten hanyalah pasar malam biasa. Namun, sebenarnya, pasar malam ini adalah bagian pendukung yang sangat penting untuk memeriahkan perayaan Sekaten itu sendiri.

Baca Juga: Keraton Yogyakarta Gelar Garebeg Mulud 2023/Jimawal 1957, 28 September Mendatang. Tidak Boleh Ada Drone ?

Sekaten bukanlah sebuah peristiwa biasa di Solo. Ini adalah sebuah tradisi tahunan yang telah dilangsungkan sejak abad ke-15. Perayaan ini bermula dari tekad untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW. Melalui Sekaten, kita dapat melihat eratnya kaitan antara peristiwa ini dengan sejarah penyebaran agama Islam di Pulau Jawa.

Wali Sanga, para tokoh agama yang sangat dihormati, adalah pionir di balik kelahiran tradisi Sekaten. Mereka menggunakan Sekaten sebagai alat untuk menyebarkan ajaran Islam di Pulau Jawa. Awalnya, Sekaten merupakan kelanjutan dari upacara tradisional yang dilaksanakan oleh para raja Jawa sejak zaman Majapahit, sebuah ritual untuk menjaga keselamatan kerajaan.

Baca Juga: 5 Tradisi Maulid Nabi di Pulau Jawa. Nomor 4, Suguhan yang Dibawa ke Mesjid Bisa Habiskan Jutaan Rupiah

Namun, seiring berjalannya waktu, tradisi Sekaten mengalami perubahan signifikan. Acara ini mulai digunakan sebagai sarana untuk menyebarkan agama Islam, terutama di wilayah Jawa Tengah. Media utama untuk penyebaran agama Islam ini adalah gamelan, salah satu kesenian yang sangat digemari oleh masyarakat Jawa.

Gamelan menjadi media yang efektif untuk menyampaikan pesan agama Islam. Waktu itu, masyarakat Jawa sangat mencintai gamelan, dan inilah yang menjadi kunci keberhasilan penyebaran agama. Akhirnya, peringatan Maulid Nabi Muhammad pada acara Sekaten tidak lagi ditemani oleh rebana, melainkan disertai dengan irama gamelan yang memukau saat melantunkan shalawat.

Pasar Malam Sekaten Solo 2023 adalah bukti hidup dari perpaduan antara tradisi agama dan hiburan yang menyenangkan. Masyarakat Solo dapat menikmati keindahan perayaan ini, sambil tetap menjaga nilai-nilai dan makna yang terkandung di dalamnya. 

Tags

Terkini