TITIKTEMU.CO, Pergelaran wayang kulit yang digelar di Alun-alun Klaten, Sabtu (1/2) sukses menyedot perhatian ribuan penonton dari berbagai daerah. Pentas wayang kulit yang digelar Pemkab Klaten ini menghadirkan dalang kondang, Ki Bayu Aji dengan lakon ‘Kresna Jumeneng Nata’.
Hadirnya penyanyi Niken Salindri menambah semarak gelaran pentas budaya di pusat Kota Bersinar. Penampilan pelawak Gareng Tralala dan Uncek yang berkolaborasi dengan sinden Apri yang turut hadir sebagai bintang tamu, berhasil membuat guyonan segar bagi warga yang menonton.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Klaten, Joko Purwanto menjelaskan pergelaran wayang kulit ini merupakan komitmen Pemkab Klaten dalam upaya pelestarian budaya, khususnya budaya Jawa. Pentas wayang kulit yang kerap digelar pun dinilai semakin menguatkan identitas Klaten sebagai Kota Dalang.
Menurutnya, Klaten sendiri tidak dapat dipisahkan dari sejarah lahirnya dalang-dalang kondang, seperti di antaranya Ki Narto Sabdo, Ki Anom Suroto, hingga Ki Warseno Slenk.
Baca Juga: Dari Tokoh Antasena, Remaja Bantul Ini Kini Tekuni Tatah Sungging Wayang
“Pergelaran wayang kulit ini menjadi implementasi komitmen pelestarian budaya Jawa, sekaligus bentuk silaturahmi dan mendekatkan pejabat dan masyarakat untuk bersama-sama menikmati hiburan wayang kulit,” ungkapnya.
Sebelumnya Pemkab Klaten bersama Dewan Kesenian Klaten juga rutin menggelar pentas wayang kulit setiap malam Selasa Kliwon di pelataran RSPD Klaten.
Pentas wayang kulit ini juga menjadi media Bupati Sri Mulyani untuk berpamitan kepada masyarakat secara langsung menjelang berakhirnya masa jabatannya sebagai kepala daerah bersama sama Wakil Bupati Klaten, Yoga Hardaya. Ia mengungkapkan di tahun 2025 ini masa jabatannya sebagai Bupati Klaten periode 2021-2025 berakhir.
Di bawah kepemimpinan Sri Mulyani, Kabupaten Klaten berhasil meraih ratusan penghargaan. Di antaranya kembali diperolehnya penghargaan Adipura selama dua tahun berturut-turut setelah penantian 26 tahun. Selain itu pembangunan serta perbaikan infrastruktur terus dilakukan, seperti penataan Alun-alun Klaten hingga pembangunan Pasar Gedhe dan Statiun Klaten yang didukung Pemerintah Pusat.
Artikel Terkait
Tanpa Minyak dan Santan, Begini Ciri-ciri Kenikmatan Ayam Panggang Mbah Dinem Klaten
Mengenal Lumpia Duleg, Kuliner Legendaris Klaten yang Bikin Nambah Melulu hingga Klenger
Kalau Mbak Klaten Jadi Jadi Menteri Sehari, Terinspirasi Giatkan UKM
Ribuan Pencari Kerja Menyerbu Klaten Gumregah Job Fair
Tol Fungsional Klaten-Prambanan Mudahkan Pengguna Jalan