Gedung baru ini juga memiliki pintu akses langsung dari Malioboro, yang diharapkan bisa meningkatkan kunjungan pembeli. Untuk ukuran lapak, Siti menjelaskan lapak di Teras Malioboro 2 adalah 100x120 cm. Pedagang juga mendapatkan lemari berukuran 100 x 70 untuk menyimpan dagangannya. Dari luasan tersebut, pedagang masih bisa menyesuaikan tata letak barang dagangan sesuai kebijakan yang akan dievaluasi ke depannya.
Sebagai pedagang yang telah berdagang sejak 2005, Siti memahami bahwa perubahan ini tidak mudah. Usaha yang dirintis bersama suaminya sejak awal kini harus beradaptasi dengan lingkungan baru. Ia berharap relokasi ini membawa manfaat bagi semua pihak, terutama pedagang yang menggantungkan hidupnya dari kawasan Malioboro.
Artikel Terkait
Masjid Siti Djirzanah , Masjid Bernuansa Cina Di Kawasan Malioboro Yogya
KEREN ! Jogja Cross Culture Ada Di Malioboro Malam Minggu Ini
HUEBAT, Jogja Cross Culture Ke-6 Di Malioboro Jadi Laboratorium Terbuka Seni
Kemeriahan Pawai Kemerdekaan JFC Di Malioboro Bukan Main
Pemkot Yogya Intensifkan Pengawasan KTR Malioboro untuk Ketertiban dan Kenyamanan Wisatawan
Ratusan PKL Teras Malioboro 2 Segera Tempati Lapak Ketandan dan Beskalan