Mengenal Desa Batuan Sukawati, Desa BRILiaN dengan Sejuta Potensi Alam dan Budaya

photo author
Ipiek Riyanto, TitikTemu.co
- Senin, 2 Desember 2024 | 20:15 WIB
Desa Batuan Sukawati, Desa BRILiaN dengan sejuta potensi alam dan budaya (dok. BRI BRI)
Desa Batuan Sukawati, Desa BRILiaN dengan sejuta potensi alam dan budaya (dok. BRI BRI)

TITIKTEMU.CO, Gianyar - Desa Batuan di Kec. Sukowati, Kab. Gianyar, Bali dikenal sebagai destinasi desa wisata yang menawan.

Sejauh mata memandang, Desa Batuan dikenal memiliki alam yang indah. 

Baca Juga: BRI Raih Dua Penghargaan pada Bank Indonesia Awards 2024 bukti Dukung Stabilitas Keuangan dan Pertumbuhan Ekonomi Inklusifu

Namun demikian, potensi terbesar sesungguhnya dari desa tersebut adalah pada kesenian.

Desa Batuan Sukawati merupakan pusat kesenian Bali dimana masyarakat desa ini memiliki keunggulan dan kemampuan dalam melukis, membuat patung, mengukir kayu dan membuat karya seni lainnya. 

Desa ini juga memiliki beberapa pura bersejarah yang menarik untuk dikunjungi. Salah satunya adalah Pura Puseh Batuan. 

Kehadiran Pura ini tidak hanya memperkaya pengalaman spiritual pengunjung tetapi juga berkontribusi signifikan terhadap perekonomian lokal melalui sektor pariwisata dan budaya. 

Baca Juga: Link Live Streaming M6 World Championship: Jadwal Pertandingan M6 MLBB Swiss Stage Round 4 Day 1 Tanpa Tim Indonesia 

Kepala Desa Batuan Ari Anggara, mengatakan Desa Batuan berasal dari kata “baturan” yakni Prasasti Baturan. Dalam prasasti ini diceritakan tentang aktivitas seni dan budaya yang berkembang di masyarakat.

Menurut Ari, desa Batuan adalah salah satu dari sedikit desa tua di Bali yang memiliki potensi kebudayaan yang melimpah. Beberapa tari endemik juga lahir dari desa ini. 

“Desa kami juga dikenal sebagai Desa segudang pelukis, seniman ukir, seniman karawitan, tabuh dan pengrajin-pengrajin yang memang sudah tersohor di provinsi Bali,” katanya.

Baca Juga: Kabar Baik! Cair Gaji Guru Honorer 2025 dari Presiden Prabowo? Simak Penjelasan BLT dan Tunjangan Rp2Juta

Lebih lanjut Ari mengatakan, generasi muda di desanya terus mengembangkan bakat seni mereka melalui sanggar-sanggar kesenian.

“Seni lukis batuan dikenal dengan ciri khasnya yang sangat detail dan kompleks, sebuah keunikan yang membuatnya diakui sebagai warisan budaya tak benda pada tahun 2018,” katanya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ipiek Riyanto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X