Ada Pementasan Kethoprak Mataram Keliling "Sapa Aruh" Yang Mempersembahkan Klenting Kuning Edan, Lihat Waktunya

photo author
AB Soleh, TitikTemu.co
- Sabtu, 16 November 2024 | 18:30 WIB
Kethoprak Kelenting Kuning (Dinas Kebudayaan Yogyakarta)
Kethoprak Kelenting Kuning (Dinas Kebudayaan Yogyakarta)

TITIKTEMU.CO, Kangen dengan pementasan  Kethoprak Mataram Keliling ? Anda bisa menyaksikannya malam ini di channel youtube Tasteofjogja , Sabtu 16 November 2024 pukul 20.00 WIB.

Kethoprak Mataram Keliling "Sapa Aruh"  kali ini mempersembahkan lakon Klenting Kuning Edan yang menjadi legenda dan menjadi cerita yang banyak dipilih untuk pertunjukkan.

Ceritanya yang menarik dan sarat dengan nilai filosofi sehingga patut untuk ditonton penggemar kethoprak.  

Baca Juga: Kalau Kethoprak Masuk Temu Alumni UGM Begini Jadinya

SINOPSIS KLETING KUNING

Prabu Lembu Amiluhur sedih dan bingung karena putra dan menantunya pergi dari kraton Jenggala.  Panji Inukertapati dan Galuh Candra Kirana meninggalkan kraton dan sudah dicari oleh punggawa dan prajurit tidak ketemu.

Di Dusun Dhadhapan , Mbok Randha Dhadhapan punya anak yang cantik cantik Kleting Abang, Biru, Ungu dan Kleting Kuning mereka ingin melamar Ande Ande Lumut sorang perjaka dari dusun Pasiraban.

Baca Juga: Ada Talkshow, Pentas Kesenian hingga Pemutaran Sinema Kethoprak Di HUT Bantul

Semua anaknya diperbolehkan pergi melamar tapi Kleting Kuning dilarang oleh Mbok Randha karena tidak suka dengan Kleting Kuning. Setelah memaksa akhirnya Kleting Kuning diperbolehkan pergi tetapi dihias dan diberi pakaian seperti orang gila dan baunya tidak enak.

Di Dusun Pasiraban dimana Ande Ande lumut tinggal banyak para gadis ingin menjadi istrinya termasuk para Kleting. Datanglah Kleting Kuning , awalnya ditolak oleh Mbok Randha Pasiraban karena berbau dan seperti orang gila, tetapi Ande Ande Lumut mau memperistri Kleting Kuning.

Setelah bertemu,  semua mengaku bahwa Kleting Kuning adalah Dewi Galuh Candra Kirana dan Ande Ande lumut adalah Raden Panji Inukertapati.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: AB Soleh

Sumber: Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X