Branding Kampung Wisata Cokrodiningratan , Dengan Logo Baru Dan Berbagai Daya Tarik

photo author
AB Soleh, TitikTemu.co
- Senin, 16 September 2024 | 07:04 WIB
Peluncuran  logo baru untuk Kampung Wisata Cokrodiningratan (Pemkot Yogya)
Peluncuran logo baru untuk Kampung Wisata Cokrodiningratan (Pemkot Yogya)

TITIKTEMU.CO, Memperkuat identitas Kampung Wisata Cokrodiningratan, Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Yogya melakukan branding dengan meluncurkan logo baru untuk kampung wisata itu.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogya, Wahyu Hendratmoko menjelaskan logo baru untuk Kampung Wisata Cokrodiningratan adalah Kasaningrat. Dalam logo ini terdapat enam elemen visual yakni cakra, bunga teratai, labi-Labi, burung, manuk beri, dan riak air. 

"Setiap elemen memiliki makna yang mendalam, menghubungkan identitas kampung dengan filosofi kehidupan dan lingkungan masyarakat di Kampung Wisata Cokrodiningratan," ungkapnya.

Sedangkan slogannya adalah 'Pelestari Lingkungan dan Pengawal Keberagaragaman'. Slogan ini memiliki makna bahwa Kampung Wisata Cokrodiningratan menawarkan paket wisata dengan semangat pelestarian lingkungan dan menandakan keharmonisan antar umat beragama.

Baca Juga: Prosesi Miyos Gangsa , Prosesi Kraton Yogya Jelang Maulid

Wahyu mengungkapkan dipilihnya Kampung Wisata Cokrodiningratan untuk dibranding lantaran kampung wisata ini berada di lokasi strategis. Keberadaan Kampung Wisata Cokrodiningratan turut mendukung sumbu filosofis.

Branding ini juga merupakan strategi baru dalam upaya pemasaran pariwisata Kota Yogya.

 

Hal yang sama diungkapkan Ketua Kampung Wisata Cokrodiningratan, Ambarwati. Ia berharap dengan adanya branding tersebut dapat meningkatkan kunjungan wisatawan yang datang.

Ambar menjelaskan beberapa daya tarik di Kampung Wisata Cokrodiningratan seperti sekolah sungai, konservasi bulus, serta kreasi seni yang berasal dari daur ulang sampah.

"Kami juga memiliki daya tarik wisata religi seperti Gereja Saint Albertus Magnus Catholic dan Klenteng Kwan Tee Kiong atau yang dikenal sebagai Klenteng Poncowinatan yang merupakan Kelenteng tertua di Yogyakarta," bebernya.

Baca Juga: Gerebeg Maulid Di Keraton Yogya , Ada Apa ?

Selain itu, ada pula paket wisata kasaningrat seperti tour de kasaningrat. Tour mengajak wisatawan untuk berjalan mengeliling kampung.

"Ada dua pilihan rute, rute pertama adalah rute sumur naga dan rute kedua adalah rute pamoelangan. Durasinya selama tiga jam," bebebrnya.

Untuk rute sumur naga, wisatawan akan diajak melihat situs sumur naga, lalu kemudian melintas di jembatan gondolayu, Tugu Jogja, Klenteng Poncowinata lalu menuju komplek Pecinan Kranggan. Sementara rute pamoelangan, wisatawan akan diajak menuju ke Taman Robin, wisata Code, ex Princess Juliana School, ex Holand Indich School, ex Kweekschool, dan ex indische area.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: AB Soleh

Sumber: Pemkot Yogyakarta

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X