Bantul Museum Expo Mengajak Pengunjung Masuk Lorong Waktu

photo author
AB Soleh, TitikTemu.co
- Selasa, 20 Agustus 2024 | 11:00 WIB
Bantul Museum Expo  menarik perhatian pengunjung (Pemkab Bantul)
Bantul Museum Expo menarik perhatian pengunjung (Pemkab Bantul)

TITIKTEMU.CO, Di tengah-tengah ruang gallery hall, Pendhapa Art Space terpampang dua lembar kain yang menginterpretasikan sawo kecik buatan Nurohmad dari Omah Kreatif Dongaji. Sawo kecik yang merupakan flora khas Bantul ini memiliki makna agar senantiasa berada dalam kebaikan. Nilai-nilai inilah yang disepuh Nurohmad pada karya yang dibuatnya.

Kain batik karya Nurohmad ini merupakan satu dari sekian koleksi yang dipamerkan dalam Bantul Museum Expo 2024. Berlangsung hingga 23 Agustus mendatang, Bantul Museum Expo mengusung tema Semai Semarai, Tumbuh dan Berkembang.

Sebagai lokomotif kegiatan ini, Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Bantul menggandeng 14 museum yang tergabung dalam Forum Komunikasi Museum Bantul.

Baca Juga: Merti Golong Golig Jadi Pemersatu Masyarakat Kampung Dipowinatan

Museum-museum yang terlibat adalah Museum Bantul Masa Belanda, Museum Chocolate Monggo, Museum History of Java, Museum Laboratorium Sejarah UPY, Museum Gumuk Pasir, Museum Tani Jawa Indonesia, Museum Wayang Kekayon, Museum Wayang Beber Sekartaji, Museum Memorial Jenderal Soeharto, Museum Pleret, Museum Muhammadiyah, Museum Padepokan Sumber Karahayon, Museum Rumah Garuda, dan Museum Taman Tino Sidin.

Selain menampilkan koleksi museum, Bantul Museum Expo juga menyajikan talkshow dengan berbagai topik yang merangkum isi dari empat belas museum yang ada. Rangkaian acara ini menggambarkan perjalanan budaya Kabupaten Bantul sejak prasejarah hingga kini. Bantul Museum Expo ibarat kapsul waktu yang akan membawa pengunjung menyelami bagaimana budaya berkembang di Bantul.

Baca Juga: Seseru Apa Parade Ratusan Mobil Hias Di Solo Yang Masuk Museum Rekor Muri

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bantul, Yanatun Yunadiana, menyampaikan eksistensi museum di Bantul merupakan ketahanan budaya sekaligus media untuk melindungi nilai-nilai di dalamnya.

“Museum adalah sebuah lembaga yang berfungsi melindungi, mengembangkan, memanfaatkan koleksi dan mengkomunikasikannya kepada masyarakat. Museum saat ini juga telah dijadikan tempat edukasi dan penelitian,” ujar Yanatun

Museum sendiri  banyak menyimpan cerita, kisah, sejarah, yang bisa diwariskan dari generasi ke generasi. Museum juga menjadi wadah untuk melestarikan kekayaan ilmu pengetahuan.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: AB Soleh

Sumber: Pemkab Bantul

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X