Kemenparekraf Apresiasi DI Yogyakarta Atasi Sampah Hadirkan Kenyamanan Berwisata

photo author
AB Soleh, TitikTemu.co
- Sabtu, 17 Agustus 2024 | 10:00 WIB
Sampah-sampah dipilah di atas mesin conveyor yang terhubung  ke mesin crusher untuk memisahkan sampah yang ringan dan berat. (Pemkot Yogya)
Sampah-sampah dipilah di atas mesin conveyor yang terhubung ke mesin crusher untuk memisahkan sampah yang ringan dan berat. (Pemkot Yogya)

TITIKTEMU.CO, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengapresiasi upaya Pemerintah Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta dalam mengatasi persoalan sampah khususnya di kawasan wisata sehingga wisatawan bisa beraktivitas dengan nyaman.

Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama Kemenparekraf menjelaskan, persoalan sampah di Kota Yogyakara dan sekitarnya dipicu oleh penutupan TPA Piyungan pada Mei 2024.

“Isu ini memang cukup viral dan kenapa penanganan sampah itu penting untuk pariwisata? Karena salah satu esensi pariwisata itu adalah kenyamanan dan untuk nyaman harus bersih. Sampah ini kan bukan hanya tidak baik untuk mata tapi juga tidak baik untuk penciuman. Karena persoalan sampah juga bagian dari pariwisata berkelanjutan,” ujar Nia.

Baca Juga: Keren Banget, Warga Ini Bisa Mengolah 15 Ton Sampah Sebulan Menjadi Sesuatu Yang Berguna

Plt. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi D.I Yogyakarta, Agus Priono, menjelaskan pengelolaan sampah menjadi persoalan tersendiri di DIY dalam menghadirkan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan. 

Adapun sejumlah langkah yang telah dilakukan bekerja sama dengan sejumlah stakeholder dan elemen masyarakat baik dalam edukasi maupun mendirikan (Tempat Pengolahan Sampah Terpadu) TPST yang saat ini masih dalam proses perampungan.

 

“Harapan kami dalam waktu dekat TPST segera dirampungkan sehingga permasalahan sampah di DIY mudah-mudahan bisa diatasi, agar wisatawan bisa melakukan aktivitas sebaik-baiknya,” ujar Agus.

Agus mengatakan, sebelumnya semua sampah dari wilayah DI Yogyakarta dikelola di TPA Piyungan, kemudian dilimpahkan ke kabupaten/kota. Setiap perubahan atau sesuatu yang baru disadari perlu proses dalam menanganinya.

“Meskipun tadi sudah dialihkan atau didelegasikan ke kabupaten kota, pemerintah DIY dalam hal ini tentu akan melakukan monitoring untuk memastikan bahwa proses pendelegasian itu berjalan dengan sebaik-baiknya,” ujar Agus.

Kadispar Provinsi D.I Yogyakarta yang pernah menjadi  PJ Walikota Yogyakarta, Singgih Raharjo, membagikan kiat-kiat sukses dalam pengelolaan sampah. Ada sampah yang melalui proses pemilahan yang kemudian diolah dan hasilnya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Ada pula yang menggunakan teknologi, salah satunya mesin RDF.

Baca Juga: Ini Dia Cara Mahasiswa UGM , Kembangkan Permainan Edukatif Pengelolaan Sampah

“Ini juga menarik ada industri pariwisata yang sudah berhasil mengolah sampah organiknya selesai di hotel yakni Hotel Phoenix yang mengelola sampah dengan teknologi yang sangat-sangat sederhana,” ujar Singgih.

Kemudian memberikan edukasi kepada masyarakat tentang cara mengolah sampah di tingkat Kampung Wisata bekerja sama dengan tim CSR Hotel Phoenix. Sehingga masyarakat teredukasi mengenai pengelolaan sampah organik. Kampung Wisata tersebut kini menjadi salah satu lokasi daya tarik wisata edukasi pengolahan sampah secara mandiri.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: AB Soleh

Sumber: Kemenparekraf

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X