TITIKTEMU.CO, Yogyakarta Royal Orchestra menjadi orkestra pertama dari Indonesia yang ikut serta dalam Festival Orkestra Kuala Lumpur yang juga baru pertama kali diadakan Dewan Bandaraya Kuala Lumpur (DBKL) awal Juni lalu.
Yogyakarta Royal Orkestra menyapa audiens dengan repertoar pembuka yakni Gendhing Kurmat Manggala yang disusul Suwe Ora Jamu. Tiga repertoar selanjutnya adalah Kupu Kuwi, Indonesia Pusaka, dan Fantasi Turi-turi Putih. Secara bergantian, Yogyakarta Royal Orchestra memainkan repertoar yang merupakan lagu nasional, lagu daerah, termasuk tembang Jawa.
Selain repertoar di atas, konser Yogyakarta Royal Orchestra yang berdurasi 1,5 jam itu juga menampilkan Lir-ilir, Jenang Gulo, Concerto Nusantara, Medley Suara Suling dan Menthok-menthok, Lelo Ledung, Lancang Kuning, dan sebagai penutup adalah Padang Bulan. Seluruh aransemen dan pemilihan repertoar tersebut merupakan hasil racikan ML Widyoyitnowaditro.
Baca Juga: Empat Kebo Kiai Slamet Jadi Cucuk Lampah Kirab Pusaka Malam 1 Suro Kraton Surakarta
Riuh tepuk tangan menggema kemudian di Auditorium DBKL seusai Yogyakarta Royal Orchestra memainkan 12 repertoar. Di hadapan Datuk Bandar Kuala Lumpur YBhg. Datuk Seri PMgr Sr. Haji Kamarulzaman Bin Mat Salleh, Yogyakarta Royal Orkestra sukses tampil memukau dalam konser yang bertajuk Festival Orkestra Kuala Lumpur (FOKL) 2024 itu.
“Pada kesempatan ini, kami turut menghadirkan empat solois dan satu orang sinden. Tujuannya semakin penambah kesan dan pengalaman yang baik bagi penonton yang hadir,” tambah Penghageng Kawedanan Kridhamardawa KPH Notonegoro.
Adapun selama repertoar dimainkan, penonton dimanjakan dengan adanya tayangan audio visual yang ceritanya selaras dengan repertoar yang dimainkan. “Ada yang bercerita tentang keraton dan Jogja, tentang keunikan alat musik, serta tentang penyajian karya dan musikal,” jelas ML Widyotantomardowo, Ketua Produksi Yogyakarta Royal Orchestra dalam FOKL 2024.
Baca Juga: Masjid Al Fatih Solo Yang Bernuansa Biru Khas Keraton
Ia menambahkan, keikutsertaan Yogyakarta Royal Orchestra dalam FOKL 2024 ini atas undangan dari Dewan Bandaraya Kuala Lumpur. “Seluruh kebutuhan dan perlengkapan tim Yogyakarta Royal Orchestra selama di Kuala Lumpur didukung sepenuhnya oleh Dewan Bandaraya Kuala Lumpur. Demikian halnya dengan tim orkestra dari negara lain seperti Thailand dan Filipina yang juga turut serta,” tambahnya.
Selain Yogyakarta Royal Orchestra, FOKL 2024 ini juga diikuti oleh orkestra dari empat negara di Asia Tenggara seperti Orkestra Kuala Lumpur dan Malaysian Philharmonic Youth Orchestra, Bangkok Metropolitan Orchestra, serta Orchestra of the Filipino Youth. Penampilan orkestra dari negara tetangga ini juga turut disaksikan oleh anggota Yogyakarta Royal Orchestra.
Artikel Terkait
Cuma Di Yogya , Sebuah Kelurahan Bisa Mengadakan Pawai Budaya Yang Seru
Dua Event Budaya Jepara Ini Jadi Salah Satu Contoh Pelestarian Budaya Yang Seru Dan Patut Disaksikan
Festival Jathilan Warisan Budaya Takbenda DIY, Ini Jadwal Dan Tempat Acaranya
Ada Parade Seni Budaya Lintas Etnis Dan Suku Di Yogya, Dalam Rangka Apa ?