Debut dengan Pasangan Baru Tertunda, Apriyani Rahayu Batal Ikut Swiss dan Korea Open. Ini Sebabnya

photo author
Leonardo Pamungkas, TitikTemu.co
- Sabtu, 19 Maret 2022 | 05:30 WIB
Apriyani Rahayu Batal Ikuti Swiss Open dan Korea Open karena cideranya di All England  (Instagram @bwf.official)
Apriyani Rahayu Batal Ikuti Swiss Open dan Korea Open karena cideranya di All England (Instagram @bwf.official)

TITIKTEMU.CO, Inggris - Pemain ganda putri Indonesia Apriyani Rahyu batal mengikuti turnamen Swiss Open dan Korea Open karena menjalani pemulihan setelah mengalami cidera betis di babak kedua All England Open 2022.

Jika tidak mengalami cidera, Apriyani seharusnya akan berduet dengan pasangan barunya yaitu Siti Fadila Ramadhanti di dua turnamen tersebut.

Menurut pelatih ganda putri Pelatnas PBSI Cipayung Eng Hian, paling tidak pemulihan atlet peraih medali emas Olimpiade Tokyo itu bisa memakan waktu satu hingga dua minggu.

Baca Juga: Horee! Diskon Harga Tiket Kereta Api Jarak Jauh 20% - 50%, Khusus Lansia, Veteran, TNI/Polri dan Wartawan

Dengan kondisi tersebut pelatih Eng Hian yang kerap disapa Didi ini memutuskan menarik keikutsertaan Apri dari Swiss pada 22-27 Maret dan Korea Open pada 5-10 April 2022.

“Hasil pemeriksaan dan konsultasi dengan dokter Pelatnas, Cidera betis kanan Apri tidak terlalu parah tapi memang diperlukan waktu istirahat setidaknya satu hingga dua minggu sebelum bisa kembali ke lapangan,” tutur Eng Hian lewat informasi tertulis PP PBSI, Jumat, 18 Maret 2022.

“Oleh karena alasan itu, saya menarik keikutsertaan dia di Swiss dan Korea mendatang,” tambah Didi.

Baca Juga: SBMPTN : Strategi Ampuh Pilih Jurusan UTBK SBMPTN 2022, untuk Menggapai Kampus Impian. Begini Penjelasannya

Apriyani cidera betis kanannya kambuh di tengah laga babak 16 besar All England saat berpasangan dengan Greysia Polii.

Pada laga tersebut Greysia/Apriani sudah unggul pada babak pertama dengan skor 21-18, kemudian di pertengahan gim kedua Apri salah melakukan gerakan saat mengambil shuttlecock.

Apri merasakan sakit pada kaki kanannya dan hal itu menyebabkan performanya terganggu di gim kedua, karena gerakannya terbatas dan menahan rasa sakit.
Hingga akhirnya pasangan ganda putri Indonesia Greysia Polii/ Apriyani Rahayu memutuskan mundur pada saat kedudukan 14-19 dan menyerahkan kemenangan pada ganda putri wakil India Treesa Jollyindia/Gayatri Gopichand Pullela.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: PBSI

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X