TITIKTEMU.CO
Beberapa minggu kedepan Indonesia akan menggelar Pekan Olahraga Nasional XX 2021 yang akan diselenggarakan di Papua. Rencanannya PON XX Papua akan dibuka Presiden Joko Widodo, 2 Oktober 201 mendatang.
Dalam rangka mendukung penyelenggaraan PON yang aman dan sehat, Kementerian Kesehatan telah melakukan sejumlah persiapan baik sarana, prasarana dan SDM kesehatan yang akan ditugaskan di venue olahraga.
Baca Juga: Pergerakan Atlet PON XX Papua Dibatasi, Tetapi Boleh Membeli Merchandise Dari Mama-mama Papua
Baca Juga: Persiapan PON XX Papua, Kapolri: Perlu Langkah Extraordinary Cegah Covid-19
Mengingat saat ini Indonesia masih dalam kondisi ditengah-tengah pandemi Covid-19, Kementerian Kesehatan telah menyusun protokol kesehatan mulai dari pra kegiatan, saat kegiatan berlangsung hingga pasca kegiatan PON XX 2021. Sistem ini berlaku untuk semua peserta maupun visitor, sebagai bagian dari upaya pencegahan penularan Covid-19.
Untuk penyediaan SDM kesehatan dan sistem rujukan, Kemenkes sudah menyiapkan Tim kesehatan 54 Tim, Dokter 102 orang, Perawat 304 orang, dan relawan 1000 orang. Untuk sarana kesehatannya juga sudah disediakan Medical center, Medical station (di venues) dan sudah ditunjuk 10 Rumah Sakit sebagai rujukan serta menyediakan 51 Ambulans.
Kemenkes juga telah melakukan pelatihan untuk semua TIM kesehatan tentang Emergency dan pengawasan makanan dan minuman
Syarat Protokol kesehatan yang harus dipenuhi sebelum keberangkatan semua kontingen PON XX 2021 antara lain ;
- Memiliki Sertifikat Vaksin Covid-19 dan surat bebas Covid-19
- Melakukan registrasi melalui aplikasi PON XX Papua terkait data vaksinasi Covid-19 dan surat bebas Covid-19
- Menginformasikan form TUE kepada Komite TUE-PB PON XX bagi kontingen (pengecualian)
- Wajib registrasi data BPJS di aplikasi PB PON XX
- Registrasi tenaga kesehatan oleh kontingen kepada PB PON XX
- Wajib menggunakan protokol kesehatan secara teratur selama proses berjalan
Sistem ini diberlakukan juga untuk peserta dan visitor yang ada di Provinsi Papua
Untuk penerapan Protokol kesehatan pra-kegiatan juga diterapka aturan yang ketat misalnya sebelum keberangkatan untuk atlet/kontingen diwajbkan registrasi melalui sistem informasi terhubung dengan PeduliLindungi (data vaksinasi dan pemeriksaan Covid-19). Perjalanan ke Papua juga harus mengikuti aturan perjalanan antar pulau yang telah ditetapkan oleh pemerintah (H-2 PCR + Vaksinasi 1x).