TITIKTEMU.CO - Graham Potter yakin para penggemar Chelsea akan dimanjakan dengan kemenangan-kemenangan dengan kedatangan Mykhaylo Mudryk di Stamford Bridge.
The Blues mengumumkan penandatanganan Mudryk dari Shakhtar Donetsk pada paruh pertama kemenangan 1-0 Liga Premier mereka atas Crystal Palace pada hari Minggu.
Mereka mengarak pemain internasional Ukraina itu di Stamford Bridge saat jeda pertandingan.
Kemenangan itu datang berkat sundulan Kai Havertz di babak kedua dan mengakhiri rentetan tiga kekalahan beruntun The Blues di semua kompetisi.
Mudryk yang awalnya diburu rival Liga Premier Arsenal, namun langkah manajemen Chelsea mengamankan tanda tangannya. The Blues dilaporkan membayar Rp 1,672 triliun untuk merekrut pemain berusia 22 tahun itu.
Baca Juga: Resep Nasi Goreng Teri, Pakai Tauge Makin Enak Sekali
Potter yakin Mudryk akan menjadi pujaan pendukung Chelsea. Ia mengatakan kepada wartawan: "Anda tidak pernah terkejut di jendela transfer. Banyak hal terjadi ketika Anda tidak mengharapkannya terjadi.
"Dia adalah pemain dengan masa depan yang besar, satu lawan satu dia sangat kuat, dan dia menyerang lini belakang. Saya pikir pendukung kami akan sangat menyukainya."
Baca Juga: 27 Calon Komisioner KPI Akan Jalani Uji Kelayakan dan Kepatutan di DPR
Sebenarnya banyak yang tercengang pada keputusan Chelsea untuk memberikan kontrak delapan setengah tahun kepada pemain berusia 22 tahun itu, tetapi Potter tidak melihat masalah.
"Saya pelatih kepala dan seperti yang Anda tahu, saya sudah cukup khawatir dan apa yang tepat untuk klub," tambahnya. "Jika saya di sini selama kontraknya, saya akan senang."
Baca Juga: Dr. Ninik Rahayu Ketua Dewan Pers 2022-2025. Asep Setiawan Kembali Jadi Anggota Dewan Pers
Mudryk adalah rekrutan kelima Chelsea di bursa transfer Januari yang sibuk. Salah satu dari lima rekrutan The Blues melakukan debutnya melawan Palace, yakni Benoit Badiashile, yang didatangkan dari Monaco sebagai bek.