olahraga

AS Terbuka: Alcaraz Bertarung Maraton 19 Set Mulai Babak Keempat, Sebelum Raih Gelar Tunggal Putra

Senin, 12 September 2022 | 10:47 WIB
Carlos Alcaraz harus bermain 19 set mulai babak ke-4, sebelum akhirnya menjadi juara AS Terbuka (Instagram @usopen)

TITIKTEMU.CO, AMERIKA SERIKAT - Carlos Alcaraz menderita kelelahan yang amat sangat ketika berlaga di final Amerika Serikat Terbuka. Namun dia mendapatkan harga yang setimpal, menjadi juara AS Terbuka termuda, sekaligus menempati posisi peringkat satu dunia dalam usia 19 tahun.

Alcaraz meraih gelar tunggal putra AS Terbuka, setelah mengalahkan Casper Ruud di final hari Minggu.

Baca Juga: TNI Buka Penerimaan Perwira Prajurit Karier 2022-2022. Ada 93 Formasi untuk Lulusan D4, S1, dan S1 Profesi -S2

Alcaraz mencatat rekor grand slam untuk waktu paling banyak dihabiskan di lapangan dalam satu turnamen. Ia harus memainkan pertandingan lima set di babak keempat, perempat final dan semi final.

Namun, petenis berusia 19 tahun itu memiliki energi yang cukup untuk mengalahkan Ruud dalam empat set di final AS Terbuka, dengan kemenangan 6-4 2-6 7-6 (7-1) 6-3. Kemenangan ini membuat Alcaraz menjadi juara grand slam pertama kali dan menjadi petenis nomor satu dunia baru.

Baca Juga: Sejarah Mangkuk Ayam yang Jadi Doodle Google Hari Ini! Bukan dari Indonesia Tapi Dari......

Ditanya apakah dia sekarang akan mengakui efek dari lari ini padanya, Alcaraz menjawab: "Sedikit.

"Saya selalu mengatakan ini bukan waktunya untuk lelah di babak final grand slam atau turnamen apa pun; Anda harus memberikan segalanya di lapangan, semua yang Anda miliki di dalam. Ini adalah sesuatu yang saya kerjakan dengan sangat, sangat keras."

Alcaraz adalah pemain termuda yang pernah duduk di peringkat teratas putra, dan dia menambahkan: "Ini adalah sesuatu yang saya impikan sejak saya masih kecil, menjadi nomor satu di dunia, menjadi juara grand slam.

Baca Juga: Bandingkan iPhone 14 Pro Max VS Samsung Galaxy Z Fold4! Mana yang Lebih Canggih?

"Itu adalah sesuatu yang saya kerjakan dengan sangat, sangat keras. Sulit untuk berbicara sekarang. Ada banyak emosi saat ini.

"Ini adalah sesuatu yang saya coba capai. Semua kerja keras yang saya lakukan dengan tim saya, keluarga saya ... Saya baru berusia 19 tahun, jadi semua keputusan sulit ada pada orang tua saya, tim saya juga. Ini adalah sesuatu itu benar-benar istimewa bagi saya." kata Alcaraz, tak mampu menyembunyikan kegembiraannya.***

Tags

Terkini