TITIKTEMU.CO, PRANCIS - Max Verstappen memperlebar jarak keunggulannya di puncak klasemen menjadi 63 poin dengan kemenangan di Grand Prix Prancis setelah Charles Leclerc mengalami kerusakan saat posisi memimpin.
Mundurnya Leclerc di lap-lap akhir lomba menjadi kerugian besar bagi ambisi gelar 2022-nya. Kemenangan Verstappen membuat pembalap Belanda itu semakin berpeluang memenangkan kejuaraan F1 back-to-back.
Pembalap Belanda itu finis lebih dari 10 detik di depan Lewis Hamilton, sementara George Russell menempati posisi ketiga sekaligus mengamankan podium ganda pertama Mercedes musim ini.
Baca Juga: Daftar Nama 67 Jamaah Haji Indonesia Wafat di Tanah Suci. Terbanyak dari Embarkasi Surabaya
Start bagus dari Hamilton membuat ia menyalip Sergio Perez pada lap pembuka dan menempatkan Verstappen di bawah tekanan, meskipun juara bertahan berhasil untuk terus di depan pengejarnya.
Keunggulan Red Bull dalam kecepatan lintasan lurus membuat Verstappen menempel tepat di girboks Leclerc di 10 lap pembukaan.
Verstappen adalah yang pertama dari kelompok pembalap terdepan yang masuk pit di akhir lap 16, mengambil ban keras, dengan Leclerc tetap di luar dan tampaknya menggunakan strategi satu pitstop, untuk bisa meraih gelar juara yang hanya kurang dua lap kemudian.
Baca Juga: Biadab, Kopda M Pernah Meminta Eksekutor untuk Meracun dan Menyantet Istrinya
Namun untuk ketiga kalinya musim ini, Leclerc mundur dari balapan saat memimpin grand prix, menabrak dinding ban. Sebuah mobil keselamatan (safety car) dikerahkan saat Verstappen memimpin.
Kesialan Ferrari bertambah saat Carlos Sainz mendapat penalti lima detik karena pelepasan yang tidak aman setelah dia diadu di belakang mobil pengaman.
Meskipun belum dikonfirmasi, Grand Prix Prancis kemungkinan akan dihapus dari kalender tahun depan. Balapan 2022 menjadi akhir kontrak Formula Satu dengan Sirkuit Paul Ricard.
Baca Juga: 1.200 Personel Kepolisian akan Diterjunkan, Amankan Autopsi Jenazah Brigadir J
Pemilik F1 Liberty Media telah mengembangkan motorsport di Amerika Serikat, dengan diperkenalkannya Miami dan Las Vegas, sementara ada keinginan untuk menambahkan lebih banyak sirkuit jalanan modern ke dalam jadwal.
Leclerc bersikeras bahwa dia berpeluang dalam perebutan gelar, tetapi dia mengakui tim akan membutuhkan kerja keras.