TITIKTEMU.CO, INGGRIS - Sesumbar mantan pelatih Cameron Norrie, David Noriti, yang mengatakan bekas anak asuhnya akan mengalahkan Novak Djokovic ternyata tak terbukti.
Noriti, pelatih Norrie di Texas University, sebelumnya mengatakan bahwa Djokovic hanya akan mendapatkan satu set di semifinal melawan Norrie.
Tetapi fakta menyatakan berbeda. Situasi bahkan terbalik. Norrie hanya mendapat satu set saja dalam pertandingan babak empat besar tersebut.
Baca Juga: Tayang Bulan Juli, Ini 5 Rekomendasi Film Indonesia yang Cocok Ditonton Saat Akhir Pekan
Novak Djokovic dengan perkasa meraih kemenangan dalam upayanya meraih gelar grand slam Wimbledon yang ketujuh. Meski sempat ketinggalan satu set di awal, Djokovic mengakhiri mimpi andalan tuan rumah Cameron Norrie yang baru pertamakali menjejak semifinal di All England Club.
Norrie adalah harapan utama tuan rumah, menjadi orang Inggris pertama yang mencapai final di All England Club sejak kemenangan Andy Murray pada 2016.
Dia tampaknya akan mewujudkan itu ketika membuat Djokovic goyah, ketika dia memenangkan set pertama.
Baca Juga: Begini Cara Membuat Daging Empuk, Sajian Jadi Tambah Nikmat
Namun, Djokovic, seperti yang sering dilakukannya, pulih dengan luar biasa untuk meraih kemenangan 2-6 6-3 6-2 6-4 dan melaju ke final.
Djokovic akan berhadapan dengan Nick Kyrgios, yang maju ke babak final tanpa bertanding, karena calon musuhnya Rafael Nadal, mundur karena cedera.
Norrie dan Djokovic bertukar break di dua game pertama, tetapi Norrie melakukan pukulan kunci di game kelima ketika Djokovic melepaskan pukulan backhand rendah dari petenis Inggris itu.
Baca Juga: Polisi Lakukan Penggeledahan Pondok Pesantren di Depok, Terkait Dugaan Kasus Pencabulan Santri
Di set selanjutnya, Djokovic menempatkan Norrie di bawah tekanan terus-menerus pada servis. Petenis Serbia itu akhirnya menyamakan kedudukan.
Norrie melakukan pukulan forehand yang panjang di game pembuka game ketiga untuk memberikan break kepada Djokovic, yang kemudian melaju dan memenangkan set ketiga.