Baca Juga: Tiket Naik ke Candi Borobudur Melonjak Fantastis Jadi Rp 750 Ribu
Saat Nadal mempertimbangkan apakah dia bisa sukses dengan menargetkan Wimbledon dan AS Terbuka, Ruud merenungkan pengalaman final grand slam pertama yang sulit.
Ruud mengidolakan Nadal sejak usia muda dan dalam beberapa tahun terakhir telah berlatih di akademi Mallorca milik petenis Spanyol itu.
Runner-up Ruud berkata: "Hal pertama dan terpenting adalah mengucapkan selamat kepada Rafa. Ini adalah kali ke-14 Anda di sini, ke-22 all-around di grand slam.
Baca Juga: THE GODFATHER Oleh Trias Kuncahyono, Wartawan Senior, Penulis Buku
"Kami semua tahu Anda juara apa, dan hari ini saya merasakan bagaimana memainkan Anda di final, dan itu tidak mudah, dan saya bukan korban pertama. Saya tahu ada banyak korban sebelumnya."
Pada saat itu, orang banyak meneriakkan "Ruuuuudddd", teriakan yang terdengar seperti ejekan tetapi sepenuhnya penuh kasih sayang. Mereka telah membawa Ruud ke hati mereka, dan begitu Nadal pensiun, dia mungkin memiliki hari-hari kejayaannya sendiri di lapangan tanah liat Paris.
Baca Juga: Seorang Jemaah Calon Haji dari Embarkasi Jakarta Meninggal di Madinah, Berusia 64 Tahun
"Untukmu, Rafa, timmu, keluargamu, kamu telah membawaku ke akademimu dengan tangan terbuka," tambah Ruud. "Kami semua berharap Anda akan melanjutkan untuk beberapa waktu lagi."kata Ruud.***