TITIKTEMU, Inggris - Renan Lodi mengirim Atletico Madrid ke perempat final Liga Champions dengan mengamankan kemenangan 1-0 atas Manchester United di Old Trafford, Selasa.
Setelah bermain imbang 1-1 di leg pertama babak 16 besar tiga minggu sebelumnya, sundulan babak pertama Lodi memastikan kemenangan agregat 2-1 untuk juara bertahan LaLiga.
Anthony Elanga yang mencetak gol United di Madrid di leg pertama, menyia-nyiakan peluang awal untuk mengonversi umpan Bruno Fernandes, yang kembali ke susunan pemain menyusul tes positif COVID-19.
Tendangan Elanga ditahan oleh kepala kiper Atletico Jan Oblak, yang tampil cemerlang sepanjang pertandingan.
Kemenangan Atletico berkat gol pertama Liga Champions Lodi, cukup untuk mengirim mereka ke delapan besar untuk kedua kalinya dalam tiga musim.
Atletico Madrid ke perempat final Liga Champions menyusul tim sekota Real Madrid yang sudah lolos lebih dulu.
Baca Juga: INFO LOKER : 73 Posisi Lowongan Kerja di Vidio, Mulai dari Copy Writer Hingga GM – Media. Cusss….
Jan Oblak menggagalkan upaya Elanga dengan kepalanya pada menit ke-13, sementara David de Gea dengan brilian menggagalkan upaya Rodrigo de Paul dari jarak 30 meter beberapa menit kemudian.
Klaim Fernandes untuk penalti karena merasa dilanggar Reinildo di kotak ditolak wasit, sebelum gol pemain Atletico Joao Felix dianulir Marcos Llorente yang memberi umpan dalam posisi offside.
Atletico unggul jelang babak pertama berakhir, setelah Lodi menyundul bola dari umpan Antoine Griezmann. Gol ini diwarnai protes para pemain United, karena Reinildo tidak dihukum setelah mereka anggap melanggar Elanga beberapa saat sebelumnya.
Baca Juga: Batas Akhir SPT Wajib Pajak Orang Pribadi 31 Maret, Begini Cara Lapornya
Oblak membuat penyelamatan bagus lainnya dari sundulan Raphael Varane yang mengarah ke pojok kiri atas dengan 13 menit tersisa.
Hasil ini tampaknya akan membuat Manchester United di bawah pelatih interim Ralf Rangnick tanpa gelar musim ini. Di sisi lain, membuka kesempatan Atletico untuk meraih tropi, di saat penampilan di LaLiga kurang cemerlang.