olahraga

Liverpool Juara Piala EFL setelah Menang Adu Penalti Melawan Chelsea.

Senin, 28 Februari 2022 | 06:20 WIB
Pemain cadangan Chelsea Kepa Arrizabalaga gagal menjaringkan bola ke gawang pada kesempatan tendangan ke-22 adu penalti melawan Liverpool di final Piala EFL 2022 (Livescore)

TITIKTEMU.CO, Inggris - Liverpool memenangkan Piala EFL setelah mengalahkan Chelsea melalui adu penalti menyusul hasil imbang tanpa gol di Stadion Wembley pada hari Minggu.

Pemain cadangan Chelsea Kepa Arrizabalaga gagal menjaringkan bola ke gawang pada kesempatan tendangan ke-22 adu penalti antara kedua klub.

Pertemuan berlangsung ketat, sejumlah peluang emas lahir, bahkan empat gol dianulir, sebelum Kepa – yang dimasukkan khusus untuk adu penalti – gagal mengeksekusi penalti yang menentukan.

Baca Juga: Dear Penggemar Gorengan, Ini Resep Herbal untuk Detoks Ala dr Zaidul Akbar

Hasil akhir yang luar biasa bagi Liverpool kini telah memenangkan rekor sembilan Piala EFL – satu lebih banyak dari Manchester City.

Ini juga merupakan piala domestik pertama Jurgen Klopp ini sejak tiba di Anfield pada tahun 2015.

Juara Eropa dan dunia Chelsea akan menyesali sejumlah peluang mereka yang terbuang dalam kekalahan final domestik keempat berturut-turut tersebut.

Baca Juga: Pemerintah Umumkan Karantina Tiga Hari Bagi PPLN, Berlaku Mulai Selasa 1 Maret 2022 Besok

Liverpool mengira mereka telah memimpin ketika Joel Matip membuat gol, tetapi tinjauan VAR membatalkannya setelah Virgil van Dijk terbukti memblokir Reece James dalam posisi offside.

Chelsea giliran golnya dianulir ketika Havertz kemudian juga menjaringkan gol yang juga dianulir karena offside.

Pada saat perpanjangan waktu Romelu Lukaku, yang bermain sebagai cadangan, dan Havertz juga kembali menciptkan gol untuk The Blues, tetapi semuanya dianulir karena telanjur offside.

Baca Juga: SNMPTN : Ini Lho, Perkiraan Nilai Rata-Rata Rapor yang Bakal Lolos SNMPTN 2022 Universitas Padjajaran (Unpad)

Akibatnya kedudukan tetap bertahan imbang tanpa gol dan memaksa dilakukan adu tendangan penalti. 

Mendy dan Kelleher tidak bisa menyelamatkan satu pun dari 21 eksekusi penalti,  sebelum Kepa yang sengaja dimasukkan menggantikan Mendy hanya untuk menendang penalti, gagal menjaringkan bola karena tembakannya melewati mistar gawang.

Halaman:

Tags

Terkini