TITIKTEMU.CO, AUSTRALIA - Rafael Nadal selamat dari bayangan kegagalan untuk untuk mencapai semifinal Australia Terbuka dengan kemenangan memikat lima set atas Denis Shapovalov hari Selasa.
Nadal tinggal dua kemenangan lagi untuk memecahkan rekor gelar grand slam ke-21 setelah bertahan selama empat jam untuk mengalahkan Shapovalov 6-3 6-4 4-6 3-6 6-3 di Rod Laver Arena.
Denis Shapovalov Emosi
Sebelumnya, Denis Shapovalov mengecam wasit Carlos Bernardes dalam kemurkaan yang luar biasa selama pertandingan Australia Terbuka melawan Rafael Nadal.
Baca Juga: Indonesia Diprediksi Bakal Dibanjiri Kendaraan Listrik
Shapovalov sangat marah dengan keputusan Bernardes untuk tidak memberikan peringatakan terhadap pelanggaran waktu terhadap Nadal, setelah petenis Spanyol itu membuatnya menunggu antara set pertama dan kedua di Rod Laver Arena, Selasa.
Nadal merebut set pertama 6-3, tetapi memaksa unggulan ke-14 asal Kanada itu menunggu sebelum dia bisa melakukan servis untuk memulai set kedua.
"Memulai waktu begitu lama, dia masih belum siap untuk bermain. Anda harus memanggilnya," kata Shapovalov kepada Bernardes.
Baca Juga: Mantan Pelatih Timnas Inggris Roy Hodgson Menjadi Pelatih Kepala Watford Gantikan Claudio Ranieri
Setelah Bernardes memilih untuk tidak melakukannya, Shapovalov berkata: "Kalian semua korup."
Nadal dan Shapovalov bertemu di net antara game pertama dan kedua set tersebut dalam diskusi singkat untuk meredakan ketegangan.
Setelah Nadal memimpin 6-3 6-4, Shapovalov membalas untuk merebut set ketiga 6-4 pada hari yang panas di Melbourne.
Baca Juga: Berdiri Sejak 1974, Perumnas Pioneer Penyedia Rumah bagi Warga Berpenghasilan Rendah
Shapovalov bahkan akhirnya memaksa Nadal bermain long set setelah menang di set keempat 6-3. Namun akhirnya mental juara Rafael Nadal lebih menentukan. Pemegang 20 gelar grand slam itu akhirnya menutup laga dengan kemenangan dengan skor 6-3 di set kelima.