TITIKTEMU.CO - Gol telat Demarai Gray di masa tambahan waktu membuat Everton meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Arsenal. Hasil ini mengurangi tekanan pada pelatih Everton Rafael Benitez.
Martin Odegaard membawa The Gunners unggul sebelum turun minum di Goodison Park dengan tendangan voli rapi dari umpan silang Kieran Tierney.
Namun meski dua kali digagalkan oleh VAR, Richarlison menyamakan kedudukan dengan 10 menit tersisa, sebelum akhirnya Gray mencetak gol dari jarak dari jarak sekitar 20 meter di menit kedua waktu tambahan.
Baca Juga: 7 Bocoran Kehebohan Film SpiderMan No Way Home yang akan Tayang Sepekan Lagi
Kekalahan Arsenal ini merupakan yang keempat dalam tandang Liga Premier ke Goodison. Akibatnya, tim Mikel Arteta tergusur dari peringkat lima klasemen sementara Liga Inggris.
Everton tidak terkalahkan dalam tiga pertandingan kandang sebelumnya melawan Arsenal di Liga Premier.
Keunggulan Everton mengakhiri delapan pertandingan tanpa kemenangan dengan cara yang paling dramatis, saat mereka naik ke urutan ke-12 di tabel Liga Premier. Wacana pemecatan pelatih Benitez di kalangan fans, setidaknya dilupakan untuk saat ini.
Sementara itu, keterpurukan Arsenal terus berlanjut menyusul kekalahan ketiga dalam empat pertandingan.
Gray Pahlawan
Untuk pertama kalinya dalam karirnya, Gray telah mencetak lima gol dalam satu musim Liga Premier.
Gol ajaibnya dari jarak jauh menyempurnakan catatannya, setelah Richarlison menyamakan kedudukan.
Baca Juga: Libur Nataru, ASN Pemkot Semarang Dilarang Ambil Cuti
Pujian juga layak disematkan kepada Richarlison. Pemain asal Brazil tersebut tak kenal lelah membombardir gawang Arsenal yang dikawal Aaron Ramsdale.