olahraga

PON XX Papua 2021 Diharapkan Berpengaruh Terhadap Peningkatan Perekonomian Non-Tambang di Papua

Sabtu, 2 Oktober 2021 | 05:43 WIB
Hari ini PON XX Papua 2021 dibuka Presiden Joko Widodo pkl.19.00 WIT, atau pkl.17.00 WIB dengan penampilan sejumlah artis asli Papua (pic. kemenpora.go.id)

Sektor transportasi mengalami peningkatan Rp93,31 miliar atau 1,5-2,3 persen. Peningkatan cukup pesat dari penyediaan akomodasi serta makanan dan minuman sebanyak Rp83,18 miliar atau 8,5-9,3 persen.

Bank Indonesia memperkirakan potensi belanja domestik PO XX Papua nilainya sekitar Rp7,30 miliar per 10 ribu penonton.

Sementara potensi belanja penonton yang dari luar Papua diperkirakan mencapai Rp32,58 miliar per 10 ribu penonton.

Baca Juga: Calon Pengantin Wajib Tahu! Mahar Tidak Harus Mahal, Gaes...

Harapan terbesarnya para atlet dan official yang dari luar Papua membelanjakan unagnnya di pusat UMKM sekitar venue PON XX Papua.

Ajang PON XX Papua kali ini diharapkan sebagai momentum dan pembuktian bahwa ke depan masyarakat Papua juga bisa beralih ke sektor non-tambang.

Sektor non-pertambangan seperti pertanian, perikanan dan pariwisata/ekonomi kreatif. Bisa lebih ditingkatkan di Papua selepas PON XX.

Bank Indonesia juga mendorong penggunaan aplikasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) untuk memfasilitasi transaksi pembayaran selama PON XX Papua 2021.

Baca Juga: Camilan Sehat Teman Begadang dan Nonton Sepakbola

Penggunaan QRIS untuk mengurangi resiko penularan Covid-19 selama PON XX 2021 Papua serta membudayakan transaksi non-tunai (cashless society).

Sejak pertama dikenalkan pada 2020 terdapat 32 ribuan pelaku usaha yang menggunakan QRIS. Sampai sekarang naik mencapai 75 ribuan pelaku usaha (UKM).

Hadirnya QRIS ditengah pandemi Covid-19 memberikan manfaat, menjadi lebih higienis tanpa adanya kontak fisik, dan lebih efisien karena tidak perlu menyediakan kembalian. Pemanfaatan aplikasi pembayaran non tunai ini diharapkan membawa gaya hidup Papua semakin go digital.***

 

 

Halaman:

Tags

Terkini