TITIKTEMU.CO, SLEMAN - Taijiquan, merupakan suatu bentuk seni bela diri dan senam kesehatan aliran halus berkembang cukup pesat dalam 2 dekade terakhir di Indonesia.
Selain tangan kosong, seni bela diri ini tampil menggunakan berbagai jenis senjata antara lain kipas, pedang, maupun tongkat kayu.
Baca Juga: Tim U-17 Akan Menantang Korea Selatan Rabu Besok
Mereka melakukan demo dengan koreografi gerakan-gerakan yang telah mereka latih. Latihan para atlet Taijiquan ini biasa tergabung dalam sasana-sasana, laiknya tempat olahraga bersama.
Taijiquan mulai berkembang belakangan ini. Dan semakin banyaknya orang yang tergabung dalam komunitas seni bela diri, maka lahirlah inisiatif untuk mendirikan Aliansi Taijiquan Nasional Indonesia atau ATNI.
Baca Juga: Langkah Antisipasi Peningkatan Penyakit Akibat Polusi Udara Disiapkan Pemerintah
Kelahiran ATNI dimulai dari provinsi Jawa Tengah, kemudian menyebar ke beberapa provinsi lain di Jawa dan Bali, kecuali Banten, kemudian berkembang di Sumatra (Sumatra Selatan dan Sumatra Utara).
Saat ini ATNI dapat ditemui di 14 provinsi yaitu Sumatra Utara, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Selatan dan dalam waktu dekat akan dibuka ATNI provinsi Banten, dan Nusa Tenggara Barat, sehingga jumlah ATNI akan ada di 16 provinsi.
Baca Juga: Wasekjen PBNU : Mayoritas Pemilih PKB Ternyata Tak Pilih Muhaimin
Minggu, 27 Agustus 2023, Aliansi Taijiquan Nasional Indonesia (ATNI) provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta menyelenggarakan latihan taijiquan bersama se DIY bertempat di Graha Rocket Convention Hall, Kompleks Graha Rocket Sidomulyo, Sidomulyo, Godean, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kegiatan Latihan Bersama tersebut diikuti kurang lebih 200-300 pegiat taiji dari 15 sasana taijiquan ATNI yang ada di DIY dan Jawa Tengah yang dimulai sejak pagi. Tuan rumah kegiatan ini adalah sasana Taji Sidoarum.
Baca Juga: Kompaknya Prabowo-Erick Hadiri HUT ke-25 PAN
Ketua Umum ATNI Prof. Dr. Muhadjir Darwin MPA, dalam sambutannya mengatakan, latihan bersama Taijiquan, tak hanya bertujuan menyehatkan badan secara jasmani, tetapi juga merupakan sarana silaturahmi bagi para anggota untuk mengisi kebutuhan batiniah, bertemu teman dan menghadirkan suasana kegembiraan.
Baca Juga: Alumni Undip Menebar Ribuan Ikan Di Waduk Baru Wonogiri