TITIKTEMU.CO - Jurgen Klopp mengakui bahwa mungkin dia tidak akan bertahan lama di Liverpool jika performa timnya seburuk musim ini, setelah The Reds bermain imbang tanpa gol dengan Chelsea yang tak memiliki manajer.
Tim Liverpool beruntung bisa mendapat satu poin dalam laga tandang mereka ke Stamford Bridge, itupun masih diwarnai tinjauan VAR membatalkan Kai Havertz mencetak gol kemenangan ketika bola dianggap masuk setelah terkena tangannya.
Klopp membuat enam perubahan pada starting line-upnya dalam pertandingan melawan Chelsea, The Reds tampil lambat setelah mencadangkan pemain seperti Mohamed Salah dan Trent Alexander-Arnold.
Setelah menjalani empat pertandingan tanpa kemenangan di semua kompetisi, Liverpool terpaut tujuh poin dari empat besar Liga Premier dengan 10 pertandingan tersisa musim ini.
Ditanya apakah dia pernah mengalami musim lain yang membuat frustrasi seperti ini, Klopp mengatakan kepada BBC Sport: "Tidak, terima kasih Tuhan.
"Saya tidak akan menjadi manajer Liverpool jika saya memiliki beberapa musim ini. Kami harus melewatinya. Begitulah hidup. Anda harus berjuang untuk mengubah nasib Anda.
Baca Juga: Dibuka Penerimaan Mahasiswa Baru ITPLN tahun 2023, lulus Langsung Kerja di PLN. Berikut Syaratnya
"Kami tidak dapat berbicara tentang tujuan yang kami miliki jika kami tidak mendapatkan poin. Kami tidak menyerah, kami akan berjuang. Kami dapat berbicara banyak, tetapi kami harus menunjukkannya."
Liverpool mencatat empat pertemuan terakhir mereka dengan Chelsea di semua kompetisi berakhir tanpa gol, meskipun pertandingan tersebut berisi total 103 tembakan senilai 11,9 gol yang diharapkan.
Baca Juga: Graham Potter dipecat Chelsea, menjadi pelatih ke-13 Liga Premier yang dipecat klub
Namun, menyusul kekalahan telak 4-1 Sabtu di Manchester City, Klopp setidaknya senang dengan semangat yang ditunjukkan oleh timnya di London barat.